mixparlay.co.id,Jakarta – Como 1907 dijadwalkan menghadapi AC Milan pada laga tunda Serie A musim 2025/2026. Pertandingan tersebut akan digelar di Stadion Giuseppe Sinigaglia pada Jumat dini hari, 16 Januari 2026, dengan waktu kick-off pukul 02.45 WIB.
Pelatih Como, Cesc Fabregas, mengakui kualitas tinggi yang dimiliki AC Milan. Meski demikian, ia menegaskan timnya tidak akan turun ke lapangan dengan sikap menyerah. Fabregas menilai Rossoneri merupakan salah satu tim terkuat di liga saat ini, baik dari sisi materi pemain maupun pengalaman di bangku pelatih.
Fabregas menyoroti keberadaan sejumlah pemain kelas atas di skuad Milan, seperti Adrien Rabiot, Luka Modric, dan Youssouf Fofana, yang dipadukan dengan kepemimpinan pelatih berpengalaman, Massimiliano Allegri. Kendati demikian, pelatih asal Spanyol itu menekankan bahwa Como tetap bertekad tampil maksimal.
“Milan memiliki pemain-pemain luar biasa. Tidak ada perbandingan dari segi kualitas individu, tetapi kami harus tampil sebaik mungkin dan menunjukkan versi terbaik Como demi melanjutkan proses perkembangan tim,” ujar Fabregas, seperti dikutip dari Tutto Como.
Lebih lanjut, Fabregas menegaskan pentingnya kewaspadaan sepanjang pertandingan. Ia menyebut Milan sebagai tim yang mampu menghukum kesalahan sekecil apa pun, sehingga disiplin dan agresivitas menjadi kunci permainan Como.
“Kami harus bermain dengan sangat hati-hati dan tidak memberikan ruang. Kami adalah tim yang agresif dan biasanya tidak memberi banyak kesempatan kepada lawan. Memang peluang yang kami berikan sering berbahaya, tetapi jumlahnya terbatas. Pertahanan yang rapat bisa membantu, meski tidak sepenuhnya menjamin kami bebas dari ancaman,” tambahnya.
Fabregas juga menyinggung perkembangan mentalitas para pemainnya. Ia menilai pada musim lalu, ketika Como finis di peringkat ke-10 sebagai tim promosi, skuadnya belum sepenuhnya memiliki karakter layaknya tim papan atas.
“Kami belum memiliki mentalitas tim besar, yakni kemampuan bertahan hingga akhir. Itulah yang sedang saya tanamkan musim ini. Seorang juara bukan hanya mereka yang selalu menang, tetapi mereka yang mampu bangkit setelah kekalahan dan terus berusaha mencapai tujuan,” tegasnya.
Ia menutup dengan menekankan pentingnya kontribusi seluruh pemain, termasuk mereka yang masuk dari bangku cadangan. Menurut Fabregas, setiap menit bermain memiliki arti penting dalam membangun kekuatan tim.
“Semua pemain bisa berkontribusi, termasuk mereka yang hanya tampil beberapa menit. Inilah mentalitas yang sedang saya bangun,” pungkas mantan pemain Arsenal dan Chelsea tersebut.









