DUNIA  

Bayern Munchen Menggila! Kane Cetak Gol Spektakuler, Olise Jadi Bintang Saat Wolfsburg Dibantai Telak

Bayern Munchen menunjukkan kekuatan penuh saat menghancurkan Wolfsburg dalam lanjutan Bundesliga

Bayern Munchen
Bayern Munchen

mixparlay.co.id – Bayern Munchen kembali menunjukkan superioritasnya di Bundesliga. Bermain di Allianz Arena, Die Roten tampil tanpa ampun dan melumat Wolfsburg dengan skor mencolok delapan gol dalam lanjutan kompetisi liga.

Harry Kane mencuri perhatian lewat gol indah yang digadang-gadang sebagai salah satu yang terbaik musim ini. Namun, sorotan utama justru tertuju pada Michael Olise yang tampil luar biasa dan menjadi aktor penting di balik kemenangan besar sang pemuncak klasemen.

Bayern langsung tancap gas sejak awal laga. Baru berjalan lima menit, tuan rumah sudah membuka keunggulan setelah umpan silang Alphonso Davies—yang sempat membentur pemain—gagal diantisipasi dengan baik oleh Kilian Fischer. Bola justru masuk ke gawang sendiri dan membuat Wolfsburg tertinggal lebih cepat.

Meski demikian, tim tamu sempat memberi perlawanan. Wolfsburg, yang sebelumnya tampil produktif dengan sembilan gol dalam tiga laga terakhir, berhasil menyamakan kedudukan. Umpan tarik cerdas dari Lovro Majer dimaksimalkan Dzenan Pejcinovic yang menaklukkan Manuel Neuer dengan penyelesaian tenang, sekaligus mencatatkan gol keempatnya musim ini.

Kebangkitan Wolfsburg tak bertahan lama. Bayern kembali menguasai permainan dan memimpin pada menit ke-30. Michael Olise menerima operan dari Konrad Laimer sebelum mengirimkan umpan silang presisi yang disambut sundulan Diaz dari jarak dekat.

Wolfsburg sempat cemas kehilangan satu pemain ketika Moritz Jenz melakukan tekel keras terhadap Kane. Namun, setelah meninjau tayangan ulang, VAR memutuskan tak ada kartu yang perlu dikeluarkan, keputusan yang membuat Kane terlihat kecewa.

Memasuki babak kedua, Bayern kian agresif. Olise hampir mencetak gol ketika lolos ke depan gawang, tetapi upayanya masih digagalkan kiper Wolfsburg, Kamil Grabara. Tak berselang lama, winger asal Prancis itu akhirnya mencatatkan namanya di papan skor dengan aksi individu brilian, melewati dua pemain bertahan sebelum melepaskan tembakan melengkung ke sudut jauh gawang.

Baca Juga  Achraf Hakimi Sebut Mbappe Menilai Maroko Berpeluang Besar Juara Piala Afrika 2025

Petaka bagi Wolfsburg terus berlanjut. Tiga menit setelah gol Olise, bek Jenz kembali bernasib apes dengan mencetak gol bunuh diri saat mencoba menghalau pergerakan Diaz di tiang jauh.

Bayern kemudian mencetak dua gol hanya dalam selang satu menit. Kane memanfaatkan situasi cepat dari tendangan bebas Leon Goretzka untuk bekerja sama dengan Raphael Guerreiro, sebelum kapten Timnas Inggris itu melepaskan tembakan spektakuler ke sudut atas gawang. Gol tersebut menjadi koleksi ke-20 Kane hanya dari 16 laga Bundesliga musim ini.

Pada penampilan Bundesliga ke-50-nya bersama Bayern, Olise kembali unjuk kualitas. Ia menerima umpan terobosan matang dari Diaz dan menuntaskannya dengan penyelesaian klinis menggunakan kaki kanannya, yang selama ini dianggap bukan kaki dominan.

Bayern menutup pesta gol mereka menjelang laga usai. Goretzka memastikan kemenangan telak tuan rumah dengan sepakan akurat ke sudut gawang, sekaligus menjadi gol pertamanya musim ini.


Olise dan Diaz tampil gemilang saat Bayern kembali beraksi di Bundesliga dengan penuh semangat.

Michael Olise dan Harry Kane
Michael Olise dan Harry Kane

Pemain Terbaik: Michael Olise

Meski Kane mencetak gol luar biasa, status pemain terbaik laga layak disematkan kepada Michael Olise. Pemain internasional Prancis itu tampil dominan dengan kontribusi nyata berupa assist, gol, serta peran besar dalam terciptanya gol bunuh diri Wolfsburg.

Olise menunjukkan kreativitas, kecepatan, dan ketenangan dalam penyelesaian akhir. Gol ketujuh Bayern yang ia cetak semakin menegaskan pengaruh besarnya dalam pertandingan ini.


Sorotan Negatif: Kilian Fischer

Laga ini menjadi malam yang sulit dilupakan bagi Kilian Fischer. Bek Wolfsburg tersebut membuka rangkaian bencana dengan gol bunuh diri di awal pertandingan dan kesulitan mengantisipasi pergerakan Olise sepanjang laga.

Pantulan bola yang buruk dari umpan silang Bayern membuat Fischer berada dalam tekanan terus-menerus, hingga akhirnya menjadi titik lemah yang dieksploitasi habis oleh lini serang tuan rumah.