mixparlay.do.id,Jakarta – Laju positif AS Roma di Serie A harus berhenti dengan cara yang menyakitkan. Bertandang ke markas Udinese, Giallorossi dipaksa menelan kekalahan tipis 0-1 dalam pertandingan yang sarat drama hingga detik terakhir.
Satu-satunya gol tuan rumah lahir dari situasi yang tak sepenuhnya ideal bagi Roma. Eksekusi bola mati Jurgen Ekkelenkamp berujung petaka setelah bola berubah arah dan mengecoh Mile Svilar. Gol tersebut menjadi pembeda dalam laga ketat yang berlangsung di bawah tekanan tinggi.
Kekalahan ini terasa semakin berat karena Roma tampil dengan kondisi tidak maksimal. Beberapa pemain kunci harus absen akibat cedera, membuat komposisi tim jauh dari kata ideal. Hasil ini pun sedikit menghambat upaya pasukan ibu kota untuk terus merangkak naik di papan klasemen, sementara Udinese sukses mengamankan poin penuh di hadapan pendukungnya sendiri.
Svilar Jadi Tembok Sejak Awal
Sejak menit pertama, Udinese langsung mengambil inisiatif serangan. Mile Svilar dipaksa berjibaku menghadapi gempuran cepat yang dilancarkan tim tuan rumah.
Kiper asal Serbia itu tampil sigap dengan melakukan dua penyelamatan penting di awal laga, masing-masing dari sepakan jarak jauh Arthur Atta dan peluang lanjutan Ekkelenkamp. Tanpa aksi gemilang Svilar, Roma bisa saja tertinggal lebih cepat.
Tekanan Udinese membuat lini belakang Roma bekerja ekstra keras. Gianluca Mancini bahkan harus melakukan sapuan krusial tepat di depan garis gawang demi menghindari kebobolan. Di sisi lain, Roma sempat mengancam lewat serangan balik cepat yang dibangun Matias Soule, namun penyelesaian Donyell Malen masih belum cukup berbahaya.
Gol Defleksi yang Menentukan
Momen penentu laga hadir di paruh kedua pertandingan. Udinese mendapatkan tendangan bebas di area yang cukup strategis, memicu ketegangan di kubu tamu.
Ekkelenkamp melepaskan sepakan keras yang awalnya mengarah ke pagar hidup. Namun, bola justru membentur tubuh Donyell Malen dan berbelok tajam ke arah yang tak mampu dijangkau Svilar. Sang kiper sudah salah langkah dan hanya bisa menyaksikan bola bersarang di sudut gawang.
Para pemain Roma sempat melayangkan protes karena menilai pelanggaran yang berujung tendangan bebas tersebut tidak seharusnya terjadi. Meski demikian, wasit tetap bergeming dan mengesahkan gol yang kemudian menjadi penentu kemenangan Udinese.
Gol Dianulir dan Aksi Heroik Okoye
Drama belum usai hingga memasuki masa injury time. Roma sempat merasa harapan kembali menyala saat Bryan Cristante berhasil mencetak gol penyeimbang. Sayangnya, euforia itu tak berlangsung lama.
Wasit menganulir gol tersebut setelah VAR menilai Kostas Tsimikas berada dalam posisi offside sebelum mengirimkan umpan. Keputusan ini kembali memukul mental para pemain Roma.
Peluang terakhir datang di menit ke-97 lewat kemelut di depan gawang Udinese. Mancini hampir mencetak gol penyama kedudukan dari jarak dekat, namun Maduka Okoye tampil luar biasa dengan melakukan penyelamatan refleks tepat di garis gawang.
Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 1-0 tetap bertahan untuk keunggulan Udinese, meninggalkan Roma pulang dengan rasa kecewa dan tangan hampa.









