John Herdman Soroti Atmosfer dan Intensitas Super League Usai Pantau Persija

Pelatih Timnas Indonesia menilai atmosfer stadion dan tempo permainan Super League Indonesia

John Herdman
John Herdman

mixparlay.do.id,Jakarta –  Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, memberikan kesan positif usai menyaksikan secara langsung pertandingan Super League Indonesia untuk pertama kalinya sejak menukangi skuad Garuda. Herdman hadir di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, pada Jumat (23/1/2026), saat Persija Jakarta menjamu Madura United.

Kehadiran Herdman di tribun penonton tidak sendiri. Ia didampingi asistennya, Cesar Meylan, dan menyaksikan laga dari sisi tribun yang sama dengan Shayne Pattynama, pemain anyar Persija yang juga menjadi bagian dari tim nasional Indonesia. Momen tersebut dimanfaatkan Herdman untuk mengamati langsung dinamika permainan serta atmosfer kompetisi sepak bola domestik.

Pertandingan pekan ke-18 Super League itu berakhir dengan kemenangan 2-0 untuk Persija. Meski Macan Kemayoran mampu menciptakan sejumlah peluang dari permainan terbuka, dua gol penentu justru lahir melalui titik putih. Gustavo Almeida dan Maxwell Souza sukses menjalankan tugasnya sebagai algojo penalti bagi tuan rumah.

Usai laga, Herdman mengungkapkan kesan pertamanya terhadap atmosfer stadion. Menurutnya, dukungan suporter yang terdengar sepanjang pertandingan memberikan nuansa khas sepak bola yang ia harapkan.
“Ini pertandingan pertama yang saya tonton langsung, dan sangat menyenangkan bisa merasakan dukungan suporter. Atmosfernya benar-benar terasa seperti sepak bola sesungguhnya,” ujar Herdman di SUGBK.

Selain atmosfer, intensitas permainan juga menjadi perhatian utama pelatih asal Inggris tersebut. Herdman menilai kedua tim menunjukkan tempo tinggi sepanjang pertandingan, termasuk saat hujan mengguyur lapangan pada babak kedua. Kondisi itu, menurutnya, justru menjadi tolok ukur ketahanan fisik dan mental para pemain.

Pelatih berusia 50 tahun yang pernah membawa Kanada kembali tampil di Piala Dunia setelah penantian panjang itu menegaskan bahwa sepak bola dengan intensitas tinggi merupakan pendekatan utama yang ingin ia terapkan bersama Timnas Indonesia.
“Dalam kondisi cuaca seperti ini, para pemain tetap mampu menjaga intensitas permainan. Ini kabar baik bagi saya karena saya menyukai sepak bola dengan tempo dan intensitas tinggi,” katanya.

Baca Juga  Resmi Berkostum Persis Solo, Yabes Roni Siap Berjuang Hindarkan Laskar Sambernyawa dari Degradasi

Dalam waktu dekat, Herdman akan memimpin Timnas Indonesia pada ajang FIFA Series 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada Maret mendatang. Indonesia akan bertindak sebagai tuan rumah dengan menghadirkan tiga negara peserta, yakni Bulgaria, Kepulauan Solomon, serta Saint Kitts dan Nevis. Turnamen tersebut menjadi langkah awal persiapan skuad Garuda di bawah arahan Herdman.

Setelah FIFA Series, Timnas Indonesia masih memiliki agenda padat sepanjang tahun. Garuda dijadwalkan tampil pada FIFA Match Day, dilanjutkan dengan Piala ASEAN (Piala AFF) yang bergulir mulai akhir Juli. Seluruh rangkaian pertandingan tersebut akan menjadi bagian penting menuju target besar berikutnya, yakni Piala Asia 2027 yang akan digelar di Arab Saudi pada awal tahun depan.