Gabriel Silva Resmi Jadi Pengganti Paulinho Moccelin di Arema FC

Arema FC Tambah Amunisi Sayap dengan Datangkan Winger Brasil Berpengalaman Asia Tenggara

Gabriel Silva Diharapkan Jadi Motor Baru Lini Sayap Arema FC
Gabriel Silva Diharapkan Jadi Motor Baru Lini Sayap Arema FC

mixparlay.co.id, Malang – Arema FC bergerak cepat memanfaatkan bursa transfer paruh musim. Tak lama setelah menuntaskan laga terakhir putaran pertama BRI Super League, klub kebanggaan Malang itu langsung mengumumkan kedatangan pemain asing anyar.

Pemain tersebut adalah Gabriel Silva Costa, yang akrab disapa Gabi. Meski namanya terdengar familiar, ia bukanlah Gabriel Barbosa yang pernah membela Timnas Brasil. Gabi merupakan winger berusia 28 tahun yang sebelumnya memperkuat klub Liga Super Malaysia, Terengganu FC.

Berdasarkan rekam jejaknya di Malaysia, Gabi dikenal sebagai pemain sayap dengan gaya bermain atraktif. Ia memiliki teknik individu mumpuni, kecepatan, serta keberanian dalam duel satu lawan satu. Arema menaruh harapan besar agar kemampuannya bisa tampil maksimal dan memberi warna baru di sektor serangan.

Manajemen Singo Edan menilai tambahan tenaga di posisi sayap sangat dibutuhkan. General Manager Arema FC, Yusrinal Fitriandi, menjelaskan bahwa perekrutan Gabi merupakan hasil evaluasi tim selama putaran pertama kompetisi.

“Setelah melakukan evaluasi paruh musim, kami memutuskan menambah kekuatan di sektor winger. Gabriel Silva kami kontrak selama satu tahun dengan harapan mampu memberikan kontribusi positif dan membantu peningkatan performa tim,” ujar Yusrinal.


Mengisi Kekosongan Paulinho Moccelin

Kehadiran Gabi dipastikan untuk menutup lubang yang ditinggalkan Paulinho Moccelin, yang memilih mengakhiri kebersamaan dengan Arema di tengah putaran pertama BRI Super League 2025/2026.

Dari sisi karakter permainan, Gabi dinilai memiliki kemiripan dengan Paulinho. Namun, ia memiliki keunggulan tersendiri karena sudah terbiasa bermain di Asia Tenggara. Sebelum merumput di Malaysia, Gabi sempat menghabiskan dua musim berkarier di Liga Kamboja.

Selama berseragam Terengganu, kontribusi Gabi terbilang cukup solid. Dari 11 penampilan, ia mencatatkan tiga gol dan satu assist. Catatan tersebut membuat Arema optimistis sang pemain bisa cepat menyesuaikan diri dengan atmosfer sepak bola Indonesia.

Baca Juga  Gebrakan Pertama John Herdman di Timnas Indonesia: Evaluasi Tim Secara Menyeluruh dan Bangun Jiwa Kompetitif!

Adaptasi Gabi juga diyakini akan semakin mudah mengingat Arema FC diperkuat banyak pemain asal Brasil, seperti Dalberto Luan, Valdeci Moreira, Betinho Filho, Matheus Blade, Luiz Gustavo, Lucas Frigeri, Yann Motta, Odivan Koerich, hingga Pablo Oliveira.


Pernah Bersinar di Kamboja

Jika menilik perjalanan kariernya, masa paling gemilang Gabi terjadi saat bermain di Kamboja. Ia memperkuat klub kuat Svay Rieng dan sukses meraih dua gelar Liga Kamboja serta satu trofi Cup Winner.

Berbeda dengan pengalamannya di Malaysia, di mana ia hanya mampu membawa Terengganu bertahan di papan tengah klasemen. Sementara saat masih berkarier di Brasil, Gabi belum sempat menembus tim utama klub besar, meski sempat menimba ilmu di level usia muda bersama Flamengo U-20 dan Corinthians B.

Langkahnya hijrah ke Asia Tenggara menjadi titik balik karier. Kesuksesan di Kamboja membuka jalan menuju Liga Malaysia, sebelum akhirnya mendapat kesempatan tampil di Indonesia yang dikenal memiliki kompetisi lebih ketat.

Kini, Gabi dihadapkan pada tantangan baru: membantu Arema FC keluar dari papan tengah dan kembali bersaing di jajaran atas BRI Super League. Dengan pengalaman dan kualitas yang dimiliki, ekspektasi besar pun mengiringi langkah barunya bersama Singo Edan.