mixparlay.co.id, Semarang – Real Madrid mulai menyusun langkah antisipatif untuk masa depan sektor penjaga gawang. Walaupun Thibaut Courtois masih menunjukkan performa kelas dunia dan menjadi sosok krusial di bawah mistar, klub ibu kota Spanyol itu dikabarkan telah mengantongi nama calon penerus yang berasal dari Swedia.
Courtois telah menjadi bagian penting Real Madrid sejak bergabung pada 2018. Sejak saat itu, kiper asal Belgia tersebut berkembang menjadi salah satu penjaga gawang terbaik di dunia. Bersama Los Blancos, ia sukses mengoleksi 12 trofi bergengsi, termasuk dua gelar Liga Champions. Memasuki usia 33 tahun, Courtois tetap dipandang sebagai penjaga gawang dengan refleks tajam dan tingkat konsistensi yang tinggi.
Meskipun manajemen klub masih sepenuhnya mempercayai kemampuan Courtois, Real Madrid dikenal sebagai tim yang selalu mempersiapkan regenerasi sejak dini. Posisi penjaga gawang, yang memiliki peran vital dalam struktur tim, tak luput dari perencanaan jangka panjang tersebut.
Kondisi ini juga berkaitan dengan masa depan Andriy Lunin. Penjaga gawang asal Ukraina itu sempat tampil mengesankan ketika dipercaya menjadi kiper utama pada musim 2023/2024, terutama saat Courtois mengalami masalah kebugaran. Namun, meski performanya menjanjikan, Lunin diprediksi bakal mencari klub baru demi mendapatkan jam terbang reguler sebagai pilihan utama.
Sosok Eriksson Masuk Radar
Seiring potensi kepergian Lunin dan minimnya opsi internal dari akademi, Real Madrid mulai melirik pasar transfer. Berdasarkan laporan Defensa Central, klub kini memantau kiper muda IF Elfsborg asal Swedia, Simon Eriksson.
Eriksson dinilai memiliki karakteristik yang sesuai untuk proyek masa depan Real Madrid. Meski baru berusia 19 tahun, ia telah menunjukkan perkembangan pesat bersama IF Elfsborg. Konsistensinya, refleks cepat, postur tinggi, serta ketenangan dalam mengawal gawang menjadi nilai plus yang menonjol untuk pemain seusianya.
Saat ini, Eriksson masih terikat kontrak hingga Juni 2029 bersama IF Elfsborg. Menurut data Transfermarkt, nilai pasarnya berada di kisaran £2,5 juta, angka yang tergolong realistis bagi klub sekelas Real Madrid. Dengan tinggi badan 195 sentimeter, kiper timnas Swedia U-21 itu juga memiliki keunggulan fisik yang cocok dengan tuntutan sepak bola elite Eropa.
Bagian dari Rencana Jangka Panjang
Real Madrid tidak melihat Eriksson sebagai solusi instan. Jika transfer terealisasi, ia diproyeksikan menjalani proses pengembangan bertahap, baik melalui tim cadangan maupun opsi peminjaman ke klub lain agar memperoleh pengalaman bertanding secara konsisten.
Dalam jangka panjang, Eriksson diharapkan mampu berkembang dan menjadi kandidat serius penjaga gawang utama Los Blancos. Namun, tantangan terbesarnya jelas datang dari satu nama besar: Thibaut Courtois. Menyingkirkan kiper sekelas Courtois tentu bukan tugas mudah, terlebih sang penjaga gawang Belgia masih tampil stabil dan posisi kiper umumnya memiliki usia karier yang panjang.











