Wonderkid MU Tunjukkan Sinyal Positif untuk Michael Carrick

Gol tendangan bebas Shea Lacey bersama tim U-21 MU disaksikan langsung Michael Carrick

Shea Lacey mencuri perhatian Carrick lewat gol indah dan performa konsisten di tim akademi
Shea Lacey mencuri perhatian Carrick lewat gol indah dan performa konsisten di tim akademi

mixparlay.co.id,Jakarta – Talenta muda Manchester United, Shea Lacey, kembali mencuri perhatian setelah mencetak gol spektakuler melalui tendangan bebas saat membela tim U-21 melawan Brighton, Senin (26/1/2026) sore waktu setempat. Aksi impresif itu terjadi di hadapan pelatih interim tim utama MU, Michael Carrick, yang hadir langsung di Carrington.

Meski namanya tidak masuk daftar skuad senior United dalam lawatan ke kandang Arsenal di ajang Premier League, Lacey tetap menjadi bahan pembicaraan. Carrick memilih membawa mayoritas pemain berpengalaman karena kondisi tim nyaris tanpa kendala cedera.

Namun, usia yang masih 18 tahun tak menghalangi Lacey untuk menunjukkan kualitasnya bersama tim akademi Setan Merah.


Gol Indah di Laga U-21, Carrick Turun Langsung Memantau

Menghadapi Brighton di kompetisi U-21, Lacey dipercaya turun sejak menit awal. Ia membuka keunggulan Manchester United pada menit ke-34 lewat eksekusi tendangan bebas akurat dari area tepi kotak penalti. Gol tersebut menjadi pembeda hingga jeda, sebelum Brighton mampu menyamakan skor di babak kedua dan laga berakhir imbang.

Michael Carrick terlihat menyaksikan pertandingan dari sisi lapangan bersama kepala akademi MU Stephen Torpey serta pelatih tim U-18 Darren Fletcher. Kehadiran Carrick menunjukkan keseriusannya dalam mengikuti perkembangan pemain muda klub.

Dalam beberapa pekan terakhir, Carrick memang aktif memantau tim akademi, termasuk laga U-21 kontra Sporting Lisbon serta pertandingan tim U-18 di FA Youth Cup. Ia menilai dukungan langsung dari staf tim utama penting untuk membangun kepercayaan diri para pemain muda.


Peluang di Tim Utama dan Kenangan Pahit Kartu Merah

Sebelum laga melawan Arsenal, Shea Lacey sempat mengikuti sesi latihan tim utama. Namun, minimnya pemain yang cedera—hanya Matthijs de Ligt dan Joshua Zirkzee yang absen—membuat bangku cadangan dipenuhi nama-nama senior.

Baca Juga  Prediksi Pertandingan Liga Inggris "West Ham United Vs Nottingham Forest"

Meski demikian, Lacey sudah pernah mencicipi atmosfer tim utama. Saat Darren Fletcher sempat menangani tim sebagai pelatih sementara, ia memberikan kesempatan kepada sang winger muda tampil dari bangku cadangan.

Lacey dimainkan saat MU menghadapi Burnley di Premier League dan kembali tampil kala melawan Brighton di Piala FA. Namun, laga terakhir tersebut menjadi pengalaman pahit setelah ia diganjar kartu merah.

Masuk di 30 menit akhir pertandingan, Lacey menerima kartu kuning pertama pada menit ke-87. Tak lama berselang, ia kembali mendapat kartu kuning kedua akibat aksi melempar bola ke tanah, yang membuatnya harus meninggalkan lapangan lebih cepat dengan raut kekecewaan.


Darren Fletcher Pasang Badan dan Optimistis dengan Masa Depan Lacey

Darren Fletcher tak tinggal diam melihat anak asuhnya dikritik. Ia secara terbuka mempertanyakan keputusan wasit Simon Hooper.

“Jika dibandingkan dengan pelanggaran yang kami alami sepanjang laga, kartu kuning untuk Shea itu terasa berlebihan. Seorang pemain muda melakukan kesalahan kecil dan langsung diusir. Menurut saya, itu bukan kepemimpinan wasit yang baik,” kata Fletcher.

Fletcher menilai insiden tersebut justru menjadi momen pembelajaran penting bagi Lacey.
“Dia kecewa karena dia peduli. Itu tanda bagus. Dia paham apa yang terjadi dan akan belajar dari pengalaman ini. Soal bakat, tidak ada keraguan sama sekali,” lanjutnya.

Menurut Fletcher, Lacey merupakan salah satu prospek paling menjanjikan di akademi Manchester United.
“Perjalanan belajarnya memang curam, tapi kami percaya penuh padanya. Saya yakin suatu hari nanti di Old Trafford, dia akan mendapat kesempatan untuk membuktikan diri dan menebus kesalahan,” ujarnya.

Sebagai catatan, Ruben Amorim sebelumnya telah memberi debut senior kepada Shea Lacey saat Manchester United menghadapi Aston Villa pada Desember lalu, menjadi langkah awal sang wonderkid menapaki level tertinggi sepak bola Inggris.