mixparlay.co.id, Semarang – Bali United akhirnya memutus tren negatif saat tampil di kandang sendiri. Bermain di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Serdadu Tridatu sukses mengamankan kemenangan tipis 1-0 atas Arema FC pada pekan ke-16 BRI Super League 2025/2026, Minggu malam (4/1/2026).
Hasil ini menjadi angin segar bagi Bali United yang sebelumnya kerap kesulitan meraih poin penuh di depan pendukungnya sendiri. Dari tujuh laga kandang terakhir sebelum pertandingan ini, mereka hanya mampu meraih satu kemenangan. Bahkan, hasil imbang kontra Dewa United pada pekan ke-8 sempat membuat pelatih Johnny Jansen menyatakan kekecewaannya secara terbuka.
Tekanan pun sempat mengiringi perjalanan tim asal Pulau Dewata tersebut. Namun, perlahan Bali United mulai menunjukkan peningkatan, baik dari sisi permainan maupun mentalitas. Perbaikan itu akhirnya berbuah manis dengan keberhasilan menundukkan Arema FC.
Satu-satunya gol dalam pertandingan ini dicetak oleh Kadek Agung Widnyana Putra. Gol tersebut tak hanya memastikan tiga poin penting, tetapi juga menegaskan solidnya pertahanan Bali United yang terus menunjukkan konsistensi positif dalam beberapa laga terakhir.
Johnny Jansen Apresiasi Progres Tim
Pelatih Bali United, Johnny Jansen, mengaku puas dengan perkembangan yang diperlihatkan anak asuhnya. Ia menilai timnya kini semakin solid, terutama dalam organisasi pertahanan.
“Kami mengalami perkembangan yang baik. Dalam lima pertandingan terakhir, kami selalu mampu menjaga gawang tetap bersih,” kata Johnny Jansen seusai laga.
Pelatih asal Belanda itu juga mengakui bahwa Arema FC sempat tampil lebih dominan pada awal pertandingan. Namun seiring berjalannya waktu, Bali United berhasil menguasai permainan dan menciptakan banyak peluang.
“Kemenangan ini sangat berarti. Pada 20 menit awal, Arema FC tampil lebih baik. Setelah itu, kami mulai mengendalikan pertandingan dan menghasilkan banyak peluang,” ujarnya.
Menurut Johnny Jansen, Bali United bahkan berpeluang menambah gol, terutama pada babak kedua ketika dominasi timnya semakin terasa.
“Di babak kedua, kami seharusnya bisa mencetak lebih dari satu gol,” tambahnya.
Arema FC Terpuruk, Marcos Santos Tak Sembunyikan Kekecewaan
Sementara itu, kekalahan ini menjadi hasil yang menyakitkan bagi Arema FC. Singo Edan kini memperpanjang catatan tanpa kemenangan menjadi enam laga beruntun, sekaligus menelan kekalahan tandang pertama mereka pada musim ini.
Pelatih Arema FC, Marcos Santos, menyatakan rasa kecewanya, apalagi melihat besarnya dukungan Aremania yang hadir langsung di Stadion Dipta.
“Aremania datang dengan jumlah besar dan stadion hampir penuh. Kami tidak bisa menerima hasil ini. Kami kecewa dan marah karena gol tersebut sebenarnya bisa dihindari. Situasi itu sudah kami antisipasi saat latihan,” ujar Marcos Santos.
Ia juga menyoroti absennya Dalberto yang dinilai berpengaruh besar terhadap performa tim.
“Bermain tanpa Dalberto jelas tidak mudah. Sekarang kami harus bekerja lebih keras lagi demi Aremania,” pungkasnya.











