Mixparlay.co.id, Jakarta – Liverpool akan menghadapi Galatasaray pada leg kedua babak 16 besar Liga Champions, yang digelar di Stadion Anfield, Kamis (19/03/2026) dini hari WIB. Meski bermain di kandang sendiri, The Reds menghadapi tugas berat untuk membalikkan defisit satu gol dari leg pertama.
Pada pertemuan pertama di markas Galatasaray, RAMS Park, 11 Maret lalu, Liverpool menelan kekalahan tipis 0-1. Gol tunggal kemenangan tim Turki dicetak Mario Lemina pada menit ke-7, memanfaatkan umpan dari Victor Osimhen. Kekalahan ini mengulang hasil serupa ketika Liverpool menghadapi Galatasaray pada fase grup Liga Champions musim ini, 1 Oktober 2025, juga dengan skor 0-1 di stadion yang sama.
Kekalahan tersebut menuntut Liverpool meraih kemenangan minimal dengan selisih dua gol untuk dapat melaju ke perempat final. Misi ini tidak mudah, mengingat catatan head-to-head yang kurang bersahabat.
Rekam Jejak Liverpool Melawan Galatasaray
Liverpool sejatinya memiliki catatan kurang baik saat menghadapi Galatasaray, terutama di Turki. Dalam tiga pertemuan terakhir di kandang Galatasaray, The Reds selalu gagal meraih kemenangan. Namun, performa mereka di Anfield tetap menjadi harapan, karena stadion ini dikenal sebagai benteng tangguh di ajang Eropa.
Dari empat laga terakhir di semua kompetisi, Liverpool hanya meraih satu kemenangan, mengalami dua kekalahan, dan satu hasil imbang. Statistik ini menunjukkan bahwa tim asuhan Arne Slot tengah dalam performa yang tidak stabil, meski reputasi mereka di Liga Champions tetap tinggi.
Keunggulan Bermain di Anfield
Meski menghadapi tekanan, Liverpool memiliki keuntungan bermain di Anfield. Dalam 19 laga kandang terakhir di kompetisi UEFA, The Reds sukses memenangkan 15 pertandingan, termasuk lima kemenangan dari enam pertemuan terakhir melawan klub Turki dengan catatan clean sheet.
Selain itu, catatan sejarah menunjukkan Liverpool sering berhasil bangkit setelah kalah 0-1 di leg pertama. Dari 13 situasi serupa di kompetisi Eropa, mereka lolos sembilan kali. Namun, catatan yang lebih luas memperlihatkan tantangan besar: The Reds tersingkir dalam 11 dari 16 pertandingan knockout Eropa setelah kalah tandang pada leg pertama. Hal ini menunjukkan bahwa misi membalikkan defisit tetap sulit meski bermain di kandang sendiri.
Peluang Galatasaray Melaju ke Perempat Final
Sementara itu, Galatasaray datang dengan percaya diri tinggi. Pelatih Okan Buruk menilai Liverpool tetap favorit, namun timnya berada pada posisi strategis untuk lolos ke perempat final Liga Champions untuk pertama kalinya sejak musim 2012/2013.
Cimbom, julukan Galatasaray, dikenal memiliki mental kuat di fase gugur. Dari 17 laga dua leg di kompetisi Eropa, mereka menang 14 kali ketika unggul di kandang pada leg pertama. Musim ini, Galatasaray juga sukses menyingkirkan Juventus di fase knockout play-off Liga Champions, menunjukkan bahwa tim Turki mampu tampil solid di ajang bergengsi.
Catatan Tandang Galatasaray
Meski percaya diri, performa tandang Galatasaray masih menjadi kelemahan. Dalam 23 laga tandang terakhir di Liga Champions, mereka kalah 19 kali dan hanya menang empat kali. Di Inggris, rekor mereka lebih menantang: dari 12 kunjungan terakhir, hanya satu kemenangan yang diraih, sisanya berakhir dengan kekalahan atau imbang.
Hal ini menjadi catatan penting bagi pelatih Okan Buruk, yang harus memastikan timnya mampu mempertahankan keunggulan tipis yang mereka raih di leg pertama. Galatasaray perlu tampil disiplin dan memaksimalkan peluang, mengingat Anfield bukanlah stadion yang mudah ditaklukkan oleh tim lawan.
Strategi dan Tantangan The Reds
Liverpool diprediksi akan menurunkan skema menyerang sejak awal laga. Mereka harus mencetak minimal dua gol tanpa kebobolan untuk memastikan tiket ke perempat final. Virgil van Dijk dan rekan-rekan di lini belakang akan menjadi kunci, mengingat menjaga clean sheet akan sangat membantu peluang Liverpool.
Di sisi lain, Galatasaray kemungkinan akan mengandalkan serangan balik cepat, memanfaatkan kecepatan Victor Osimhen dan kreativitas Lemina di lini tengah. Duel ini diperkirakan berlangsung intens, dengan tekanan besar bagi Liverpool untuk menebus kekalahan leg pertama.
Prediksi Akhir
Pertandingan Liverpool kontra Galatasaray diprediksi berjalan ketat. Anfield akan menjadi arena bagi The Reds untuk mencoba membalikkan keadaan, namun catatan tandang Galatasaray yang cukup kuat menandakan tim Turki tidak akan menyerah begitu saja.
Sejarah, statistik, dan performa terkini menunjukkan bahwa pertandingan ini bisa berakhir dengan gol di kedua sisi. Namun, bagi Liverpool, segala kemungkinan tetap terbuka asalkan mereka mampu mengatasi tekanan dan memanfaatkan setiap peluang yang ada.
Leg kedua ini tidak hanya menjadi pertaruhan bagi Liverpool, tetapi juga menjadi momen penting bagi Galatasaray untuk menorehkan sejarah baru di Liga Champions.











