Pengamat Malaysia Sebut Peluang Timnas Indonesia Juara Piala AFF 2026 Cuma 50:50 Tanpa Pemain Abroad, Ini Alasannya!

"Pengamat sepak bola Malaysia menilai absennya pemain naturalisasi yang merumput di Eropa (abroad) akan memangkas drastis peluang Timnas Indonesia menjadi juara di Piala AFF 2026."

Pengamat Malaysia Sebut Peluang Timnas Indonesia Juara Piala AFF 2026 Cuma 50:50 Tanpa Pemain Abroad, Ini Alasannya!
Pengamat Malaysia Sebut Peluang Timnas Indonesia Juara Piala AFF 2026 Cuma 50:50 Tanpa Pemain Abroad, Ini Alasannya!

mix parlay.co.id, jakarta – KUALA LUMPUR – Gelaran Piala AFF 2026 (ASEAN Championship) mulai memanas meski turnamen belum dimulai. Sorotan tajam datang dari pengamat sepak bola Malaysia yang memberikan prediksi mengejutkan terkait langkah Timnas Indonesia di bawah asuhan Shin Tae-yong.

Menurutnya, skuad Garuda terancam kesulitan mengamankan gelar juara jika tidak diperkuat oleh deretan pemain naturalisasi abroad yang merumput di Eropa.

Peluang 50:50 Tanpa Kekuatan Utama

Dalam sebuah diskusi di media sosial dan kanal olahraga Malaysia, pengamat tersebut menekankan bahwa dominasi Indonesia di level Asia belakangan ini sangat bergantung pada kualitas pemain seperti Jay Idzes, Nathan Tjoe-A-On, dan Thom Haye.

Namun, karena Piala AFF tidak masuk dalam kalender resmi FIFA, klub-klub Eropa memiliki hak untuk menolak melepas pemain mereka.

“Indonesia memang berkembang pesat, tapi jika mereka hanya mengandalkan pemain dari Liga 1 tanpa bantuan pemain naturalisasi yang bermain di luar negeri (abroad), peluang mereka juara cuma 50:50,” ungkap sang pengamat.

Ia menambahkan bahwa rival seperti Thailand dan Vietnam tetap menjadi ancaman besar jika Indonesia turun dengan lapis kedua atau skuad lokal sepenuhnya.

Dilema Shin Tae-yong: Jadwal vs Target Juara

Pelatih Shin Tae-yong (STY) memang berada dalam posisi sulit. Di satu sisi, publik tanah air sangat mendambakan trofi Piala AFF pertama kalinya. Di sisi lain, fokus utama PSSI adalah Kualifikasi Piala Dunia yang lebih bergengsi.

Berikut adalah beberapa faktor yang membuat peluang Indonesia dianggap “berjudi” di Piala AFF 2026:

  • Ketersediaan Pemain: Apakah klub seperti Venezia atau FC Utrecht bersedia melepas pemain di tengah kompetisi domestik?

  • Kualitas Liga Lokal: Meski terus membaik, intensitas Liga 1 dinilai masih di bawah standar pemain abroad yang terbiasa dengan kompetisi Eropa.

  • Kesiapan Rival: Thailand tetap konsisten dengan gaya main mereka, sementara Malaysia mulai berbenah dengan pelatih baru.

Baca Juga  Manajemen Persija Buka Suara soal Isu Ezra Walian dan Hugo Gomes di Transfer Tengah Musim

Mentalitas Juara Garuda

Meskipun diragukan oleh pengamat luar, Timnas Indonesia sebenarnya memiliki stok pemain muda potensial yang melimpah. Nama-nama seperti Rizky Ridho dan Marselino Ferdinan terbukti mampu tampil solid meski tanpa rekan-rekan abroad dalam beberapa kesempatan.

Akankah prediksi pengamat Malaysia ini terbukti benar, atau justru menjadi motivasi ekstra bagi pasukan Garuda untuk mematahkan kutukan “spesialis runner-up” di Piala AFF?