mixparlay.co.id,Jakarta – AC Milan mencatatkan kemenangan impresif saat melakoni laga tandang Serie A 2025/2026 melawan Bologna. Bertanding di Stadion Renato Dall’Ara, Rossoneri sukses membawa pulang tiga poin setelah menang meyakinkan dengan skor 3-0.
Hasil positif ini terasa semakin istimewa karena Milan tampil tanpa sejumlah pemain penting. Absennya Rafael Leao, Christian Pulisic, hingga Alexis Saelemaekers tak menghambat performa tim asuhan Massimiliano Allegri. Milan justru mampu menunjukkan permainan disiplin, efektif, dan terorganisasi sepanjang pertandingan.
Tambahan kemenangan tersebut membuat Milan memperpanjang catatan tak terkalahkan mereka di Serie A menjadi 22 laga beruntun. Konsistensi itu menjadi sinyal kuat bahwa Rossoneri masih berada di jalur yang tepat dalam persaingan papan atas liga. Namun demikian, Allegri menilai performa timnya belum sepenuhnya sempurna.
Duet Tak Terduga Bawa Dampak Positif
Tiga gol Milan dalam pertandingan ini dicetak oleh Ruben Loftus-Cheek, Christopher Nkunku, dan Adrien Rabiot. Menariknya, Loftus-Cheek dan Nkunku dimainkan sebagai pasangan penyerang, meski keduanya belum pernah berduet di lini depan sebelumnya.
Keputusan tersebut terbukti efektif. Kombinasi keduanya mampu memberi variasi serangan dan membuat permainan Milan tetap hidup, baik dalam membangun serangan maupun saat menguasai bola di area lawan.
Allegri mengapresiasi kontribusi para pemainnya, khususnya duet yang tampil di luar ekspektasi tersebut. Ia menilai kualitas individu dan pemahaman permainan menjadi faktor utama keberhasilan Milan mengontrol laga.
“Nkunku dan Loftus-Cheek memiliki kualitas yang sangat tinggi,” kata Allegri.
“Ini pertandingan yang harus dijalani dengan serius. Bologna adalah tim yang berbahaya dan bermain dengan baik. Para pemain kami tampil solid, baik ketika bertahan maupun saat menyerang,” lanjutnya.
Masalah Manajemen Permainan Masih Jadi Sorotan
Meski menang dengan selisih gol cukup besar, Allegri tidak sepenuhnya puas. Pelatih asal Italia itu menilai Milan masih perlu meningkatkan kemampuan dalam mengelola tempo dan penguasaan bola, terutama ketika sudah berada dalam posisi unggul.
Menurutnya, Milan sempat kehilangan kontrol permainan di beberapa momen yang seharusnya bisa dimaksimalkan dengan pengelolaan bola yang lebih rapi.
“Secara keseluruhan ini pertandingan yang bagus, tetapi kami masih harus berkembang dalam manajemen bola,” ujar Allegri.
“Kehadiran Nkunku dan Loftus-Cheek membuat kami lebih nyaman saat menguasai bola dan memberi kedalaman permainan,” tambahnya.
Tiket Liga Champions Jadi Fokus Utama
Allegri kembali menegaskan bahwa target utama Milan musim ini adalah mengamankan posisi empat besar demi lolos ke Liga Champions. Kemenangan atas Bologna membuat Rossoneri kini mengoleksi 50 poin, sebuah capaian penting di tengah ketatnya persaingan Serie A.
“Pencapaian 50 poin sangat penting karena sejak awal target kami adalah finis di empat besar,” ungkap Allegri.
“Kami juga bertahan dengan sangat baik setelah unggul 3-0. Tidak kebobolan selalu menjadi hal positif. Namun yang terpenting adalah menatap ke depan. Musim masih panjang dan kami masih membutuhkan banyak poin untuk memastikan tiket Liga Champions,” jelasnya.
Allegri menambahkan bahwa jeda kompetisi mendatang akan dimanfaatkan untuk memulihkan kondisi para pemain. Ia berharap Milan bisa tampil dengan skuad yang lebih lengkap saat kompetisi kembali bergulir.











