MixParlay.co.id, Jakarta –Menjelang dimulainya bursa transfer Januari 2026, masa depan kapten Barcelona, Marc-Andre ter Stegen, menjadi sorotan utama. Meski kiper asal Jerman ini sudah pulih dari cedera punggung dan sempat bermain sebagai starter dalam laga Copa del Rey babak 32 besar melawan CD Guadalajara, nasibnya di paruh kedua musim ini masih belum jelas.
Ketertarikan serius datang dari Girona, rival sekota Barcelona, yang dikabarkan ingin meminjam Ter Stegen pada Januari 2026. Pelatih Girona, Michel, bahkan mengonfirmasi minat klubnya terhadap sang penjaga gawang berusia 33 tahun.
Barcelona Bersedia Menanggung Sebagian Gaji
Menurut laporan dari SPORT, Barcelona menilai opsi peminjaman Ter Stegen ke Girona cukup masuk akal, baik dari sisi olahraga maupun finansial.
Meski sudah dimainkan di Copa del Rey, posisi Ter Stegen di laga-laga besar tetap belum berubah. Pada ajang penting seperti Piala Super Spanyol di Arab Saudi, tempat kiper utama tetap diisi oleh Joan Garcia.
Dari sisi finansial, Barcelona melihat potensi keuntungan dari peminjaman ini meski skema gaji tidak sepenuhnya ideal. Klub disebut siap menanggung sebagian besar gaji Ter Stegen selama enam bulan ke depan, untuk meringankan beban pelatih Hansi Flick terkait status sang kapten. Jika Girona sanggup menutupi sekitar seperempat gaji Ter Stegen sampai akhir musim, Barcelona kemungkinan tidak akan menolak kesepakatan peminjaman tersebut.
Keputusan Akhir Ada pada Ter Stegen
Faktor penentu saat ini adalah keputusan pribadi Ter Stegen sendiri. Ia dilaporkan masih enggan meninggalkan Barcelona dan menegaskan tidak mempertimbangkan tawaran dari Turki maupun Inggris, meski ada klub yang tertarik dari negara-negara tersebut.
Pertimbangan keluarga membuat Barcelona tetap menjadi prioritas utama bagi Ter Stegen. Namun, jika ia memutuskan hengkang, Girona tampaknya menjadi satu-satunya pilihan realistis. Kedekatan lokasi memungkinkan Ter Stegen tetap menjaga rutinitas dan kehidupan keluarganya meski bermain di klub lain.
Dengan situasi ini, masa depan kapten Barcelona tetap belum pasti, dan keputusan akhir sepenuhnya berada di tangan Marc-Andre ter Stegen.











