mixparlay,co.id, Jakarta – Liam Rosenior menyatakan rasa bangga sekaligus antusiasme setelah resmi ditunjuk sebagai pelatih baru Chelsea. Dalam wawancara perdananya, ia menegaskan bahwa kehadirannya di Stamford Bridge bukan sekadar untuk menikmati posisi, melainkan membawa tim meraih kemenangan dan gelar juara.
Rosenior menggantikan Enzo Maresca yang berpisah dengan Chelsea pada pergantian tahun. Pelatih asal Inggris yang sebelumnya menangani Strasbourg itu langsung meneg
askan komitmennya.
“Saya merasa sangat bangga dan bersemangat. Perjalanan karier saya tidak mudah untuk sampai ke titik ini. Namun berada di klub sebesar Chelsea bukan tujuan akhir — saya ingin menang bersama para pemain dan staf di sini,” ujar Rosenior.
Ia mengaku momen ketika mengetahui Chelsea tertarik merekrutnya menjadi salah satu pengalaman paling emosional dalam hidupnya.
“Hari ketika saya diberi tahu bahwa Chelsea ingin menjadikan saya pelatih kepala adalah hari yang sangat membanggakan. Setelah bertemu para pemain dan staf, saya tahu ini adalah momen yang akan selalu dikenang oleh saya dan keluarga,” ucapnya.
Sebagai sosok yang tumbuh di lingkungan keluarga sepak bola, Rosenior memahami betul arti penting Chelsea bagi London dan dunia.
“Chelsea adalah simbol kebanggaan kota ini, klub dengan sejarah trofi besar, pelatih legendaris, dan para pemain hebat. Budaya menang di klub ini harus terus dijaga — dan saya ingin menjadi bagian dari warisan itu,” tambahnya.
Filosofi Kepelatihan dan Hubungan dengan Pemain
Rosenior mengatakan dirinya langsung merasa cocok dengan lingkungan tim begitu tiba di klub.
“Rasanya seperti pulang. Atmosfer tim sangat positif. Penampilan melawan Manchester City juga menggambarkan energi, intensitas, dan kebersamaan yang saya inginkan dari sebuah tim.”
Ia menggambarkan dirinya sebagai pelatih yang tegas namun peduli.
“Saya jujur, menuntut, dan sangat peduli terhadap para pemain serta staf. Saya terorganisir dan memiliki gambaran jelas tentang cara tim harus bermain. Tujuan saya adalah menciptakan lingkungan kerja yang membuat semua orang menikmati perannya — karena ketika seseorang bahagia, performanya akan meningkat, dan pada akhirnya tim akan menang.”
Target Jangka Pendek dan Harapan untuk Suporter

Meski memikul tanggung jawab besarsetelah Maresca sebelumnya mempersembahkan trofi untuk klub, Rosenior tetap menekankan pentingnya pengembangan pemain.
“Untuk menang, tim harus berkembang. Dan perkembangan itu dimulai dari tiap individu. Jika pemain meningkat, tim juga akan meningkat.”
Menjelang laga perdananya di Stamford Bridge pada semifinal Piala Liga kontra Arsenal, ia tak bisa menyembunyikan rasa antusias.
“Inilah alasan saya bekerja keras: berada di momen besar dan memimpin tim di pertandingan penting. Bagi saya, melatih bukan tentang diri sendiri, melainkan tentang melayani orang lain.”
Rosenior pun menyampaikan pesan khusus untuk para suporter The Blues.
“Percayalah pada klub ini dan pada para pemain. Energi dari suporter akan membantu tim meraih kemenangan. Kami berada di sini untuk menang — dan kami membutuhkan kalian untuk berjalan bersama kami.”











