Jamie Carragher menilai masa depan Arne Slot di Liverpool bisa berada dalam tekanan besar apabila The Reds gagal mengamankan tiket Liga Champions pada musim depan.

Liverpool terancam gagal finis di lima besar setelah performa menurun, Carragher soroti masa depan Arne Slot di Anfield.

Arne Slot
Arne Slot

mixparlay.do.id,Jakarta – Saat ini, Liverpool berada di posisi keenam klasemen Liga Premier setelah menelan kekalahan dari Bournemouth. Situasi tersebut membuat mereka tertinggal dari Chelsea dan Manchester United dalam persaingan menuju zona Liga Champions. Mantan bek Liverpool yang kini menjadi analis Sky Sports itu mengaku sangat cemas melihat peluang klub lamanya finis di papan atas.

Menurut Carragher, standar ekspektasi terhadap Slot sangat tinggi mengingat pencapaiannya musim lalu. Pelatih asal Belanda tersebut sukses membawa Liverpool menjuarai liga, lalu memulai musim 2025/26 dengan impresif lewat lima kemenangan beruntun. Selain itu, manajemen klub juga telah menggelontorkan dana besar, mencapai sekitar £450 juta pada bursa transfer musim panas.

Namun, performa Liverpool justru mengalami penurunan drastis setelah awal musim yang menjanjikan. Dalam enam pertandingan berikutnya, mereka menelan lima kekalahan, hasil yang secara signifikan merusak peluang mempertahankan gelar juara.

Kekalahan dari Bournemouth pada Sabtu lalu menjadi alarm serius. Hasil itu mengakhiri catatan 11 laga tanpa kekalahan Liverpool dan membuat mereka terpuruk di peringkat keenam, terpaut satu poin dari Chelsea di posisi kelima serta dua poin dari Manchester United yang menempati urutan keempat.

Carragher mengaku ragu Liverpool mampu mengakhiri musim di lima besar. Dalam pandangannya, ada sejumlah masalah mendasar yang belum mampu diatasi oleh tim asuhan Slot.

“Jika sebuah tim gagal lolos ke Liga Champions setelah menjuarai liga di musim sebelumnya dan menghabiskan uang sebesar itu, maka sulit mencari pembenaran,” ujar Carragher dalam program Monday Night Football.

Ia menyoroti tiga aspek krusial yang menurutnya menjadi kelemahan utama Liverpool di Liga Premier saat ini, yakni situasi bola mati, serangan balik lawan, serta kesulitan membongkar pertahanan yang bermain rapat. Carragher menilai Liverpool kerap gagal menghadapi ketiga skenario tersebut.

Baca Juga  Prediksi 5 Besar Klasemen Akhir Premier League 2024/2025 Versi Legenda MU: Ada Kejutan Besar!

“Yang kita lihat sekarang adalah tim yang tidak benar-benar cocok dengan tuntutan Liga Premier,” lanjutnya.

Carragher juga menyinggung kebangkitan performa Manchester United dan Chelsea dalam beberapa pekan terakhir. Menurutnya, perkembangan dua rival tersebut semakin memperbesar kemungkinan Liverpool terlempar dari zona Liga Champions.

“Saya benar-benar khawatir. Ketika Anda mulai memikirkan kemungkinan gagal lolos ke Liga Champions, maka pembahasan soal posisi manajer akan berubah total,” katanya.

Ia menegaskan bahwa kegagalan bersaing dalam perebutan gelar liga masih bisa dianggap sebagai tanggung jawab bersama, mengingat tidak ada klub yang bisa juara setiap musim. Namun, menurut Carragher, gagal tampil di Liga Champions adalah perkara yang jauh lebih serius.

“Tidak lolos ke Liga Champions setelah menjadi juara, menghabiskan £450 juta, dan memiliki struktur gaji tertinggi di Liga Premier—yang biasanya sangat menentukan posisi akhir di klasemen—itu akan memunculkan pertanyaan besar,” pungkasnya.