Mixparlay.co.id, Jakarta – Pertandingan menarik akan tersaji pada pekan ke-31 Bundesliga saat Stuttgart menjamu Werder Bremen di MHP Arena, Minggu, 26 April 2026. Duel ini menjadi sangat penting bagi kedua tim yang sama-sama memiliki target besar menjelang akhir musim.
Bagi Stuttgart, kemenangan menjadi harga mati demi menjaga posisi di zona empat besar dan mengamankan tiket menuju Liga Champions musim depan. Persaingan di papan atas sangat ketat, sehingga kehilangan poin di kandang sendiri tentu menjadi risiko besar yang harus dihindari.
Sementara itu, Werder Bremen datang dengan motivasi tinggi usai meraih kemenangan penting dalam laga derby Utara. Meski demikian, fokus utama tim tamu masih tertuju pada upaya menjauh dari ancaman zona play-off degradasi agar tetap aman di Bundesliga musim depan.
Pada pertemuan pertama musim ini, Stuttgart tampil luar biasa dengan kemenangan telak 4-0 di markas Bremen. Namun, musim lalu justru Werder yang sukses mencuri kemenangan saat bermain di MHP Arena. Situasi ini membuat duel kali ini diprediksi berlangsung ketat.
Table of Contents
ToggleRekor Pertemuan Jadi Modal Stuttgart
Dalam laga putaran ke-14 yang berlangsung di Weserstadion, Stuttgart menunjukkan dominasi penuh dengan kemenangan besar 4-0. Gol-gol kemenangan saat itu dicetak oleh Bilal El Khannous, Jamie Leweling, Deniz Undav, dan Chris Führich.
Hasil tersebut menjadi salah satu kemenangan tandang terbesar Stuttgart musim ini dan tentu menjadi modal kepercayaan diri yang besar jelang pertemuan kedua. Mereka ingin mengulang performa serupa demi menjaga asa tampil di kompetisi elite Eropa.
Namun, Werder Bremen tentu tidak ingin kembali dipermalukan. Mereka akan berusaha membalas kekalahan tersebut dan memanfaatkan kondisi fisik Stuttgart yang kemungkinan belum sepenuhnya pulih.
Stuttgart Masih Fokus di Dua Kompetisi
Pada pekan sebelumnya, Stuttgart harus menerima kekalahan cukup menyakitkan saat menghadapi Bayern Munich dengan skor 2-4. Sempat unggul lebih dulu lewat gol Chris Führich, tim asuhan Sebastian Hoeneß justru kehilangan kendali permainan dan kebobolan empat gol hingga menit ke-52.
Chema Andres sempat memperkecil ketertinggalan melalui tendangan jarak jauh yang spektakuler, namun hasil akhir tetap tidak berpihak pada Stuttgart. Kekalahan itu membuat mereka turun ke posisi keempat klasemen dan tertinggal tiga poin dari RB Leipzig.
Meski begitu, mereka masih unggul dua poin dari Hoffenheim di posisi kelima dan empat poin dari Bayer Leverkusen yang berada di peringkat keenam. Posisi ini membuat peluang finis di zona Liga Champions masih sangat terbuka.
Setidaknya Stuttgart telah memastikan diri tampil di kompetisi Eropa musim depan. Ini menjadi pencapaian luar biasa karena mereka berhasil mencatatkan tiga musim beruntun tampil di level Eropa, sesuatu yang terakhir kali terjadi lebih dari satu dekade lalu.
Tidak hanya di Bundesliga, Stuttgart juga masih memiliki peluang besar meraih trofi musim ini. Mereka baru saja melaju ke final DFB-Pokal setelah mengalahkan Freiburg 2-1 lewat babak tambahan waktu.
Deniz Undav menjadi penyelamat lewat gol penyeimbang pada menit ke-70, sebelum Tiago Tomás memastikan kemenangan dramatis pada menit ke-119. Kini, Stuttgart membidik akhir musim yang sempurna: finis empat besar dan membawa pulang trofi.
Werder Bremen Berjuang Hindari Ancaman Degradasi
Di sisi lain, Werder Bremen berhasil meraih kemenangan penting pada pekan lalu saat menaklukkan Hamburg dengan skor 3-1 dalam derby Utara di Weserstadion.
Jens Stage tampil impresif dengan dua gol, sementara Cameron Puertas menutup kemenangan lewat gol tambahan di masa injury time. Tiga poin tersebut membawa Bremen naik ke posisi ke-15 klasemen dan memberi sedikit ruang bernapas dalam persaingan papan bawah.
Meski demikian, situasi mereka masih belum benar-benar aman. Werder hanya unggul tujuh poin dari zona degradasi langsung dan lima poin dari posisi play-off degradasi. Artinya, setiap pertandingan tersisa masih sangat menentukan.
Sepanjang musim ini, Bremen sering mengalami kendala komposisi pemain akibat cedera dan absennya sejumlah pemain penting. Hal itu membuat mereka kesulitan membangun konsistensi permainan.
Dalam 10 laga terakhir Bundesliga, tim asuhan Daniel Thioune mencatat empat kemenangan dan enam kekalahan tanpa hasil imbang sama sekali. Statistik ini menunjukkan bahwa Werder menjadi salah satu tim paling sulit diprediksi musim ini.
Keuntungan mereka kali ini adalah kondisi fisik yang lebih segar. Tidak seperti Stuttgart yang harus bermain hingga extra time di ajang DFB-Pokal, Bremen memiliki waktu persiapan penuh selama satu pekan.
Kondisi Skuad Kedua Tim
Pelatih Stuttgart, Sebastian Hoeneß, mengaku puas dengan keberhasilan timnya mencapai final DFB-Pokal. Ia menilai timnya menunjukkan karakter kuat dan pantas mendapatkan tempat di partai puncak.
Namun, Stuttgart tetap memiliki masalah skuad. Lazar Jovanovic dipastikan absen, sementara Finn Jeltsch masih diragukan tampil.
Di kubu Werder Bremen, Daniel Thioune menegaskan pentingnya disiplin tanpa bola saat menghadapi Stuttgart. Ia ingin timnya tetap solid dalam bertahan sekaligus tetap berani menguasai permainan.
Namun, Bremen juga menghadapi daftar absensi yang cukup panjang. Leonardo Bittencourt dan Marco Grüll harus menepi akibat skorsing. Felix Agu masih menjalani pemulihan cedera.
Selain itu, Karl Hein, Julian Malatini, Wesley Adebayo, Keke Topp, dan Mitchell Weiser juga dipastikan tidak bisa bermain dalam laga ini.
Prediksi Kartu, Gol, dan Tendangan Sudut
Laga ini akan dipimpin oleh wasit Christian Dingert yang dikenal cukup aktif mengeluarkan kartu. Dalam 10 pertandingan terakhir, ia memiliki rata-rata 3,6 kartu kuning per laga.
Stuttgart sendiri telah mengoleksi 57 kartu kuning musim ini, sedangkan Werder Bremen sudah mengumpulkan 66 kartu kuning. Dengan data tersebut, potensi total kartu kuning lebih dari 3,5 cukup besar.
Untuk prediksi gol, Stuttgart memang lebih difavoritkan, tetapi faktor kelelahan setelah bermain 120 menit di Piala bisa menjadi kendala. Werder mungkin lebih segar, namun produktivitas mereka di laga tandang tidak terlalu tinggi.
Menariknya, tujuh dari delapan pertemuan terakhir kedua tim di MHP Arena berakhir dengan total gol di bawah 3,5. Statistik ini membuat opsi under 3,5 gol cukup layak dipertimbangkan.
Dalam urusan sepak pojok, Stuttgart punya keunggulan jelas. Mereka mencatat rata-rata 5,4 tendangan sudut per laga, salah satu yang terbaik di Bundesliga. Sementara Werder rata-rata menghasilkan 4,6 corner per pertandingan.
Meski demikian, Werder tercatat selalu mampu menghasilkan lebih dari 2,5 tendangan sudut dalam 10 laga tandang terakhir mereka.
Prediksi Akhir
Meski menghadapi jadwal padat dan kelelahan akibat pertandingan DFB-Pokal, Stuttgart tetap lebih diunggulkan dalam duel ini. Kualitas skuad mereka masih berada di atas Werder Bremen, terutama dalam hal kreativitas serangan dan efektivitas penyelesaian akhir.
Werder memang berpotensi memberi perlawanan sengit, terutama jika Stuttgart tampil kurang segar secara fisik. Namun, bermain di kandang sendiri menjadi keuntungan besar bagi tim tuan rumah.
Melihat situasi kedua tim, Stuttgart diprediksi tetap mampu mengamankan tiga poin penting dalam laga ini.
Prediksi skor akhir: Stuttgart 2-1 Werder Bremen.











