Mixparlay.co.id, Jakarta – Persija Jakarta menghadapi laga krusial saat menjamu Dewa United dalam partai tunda pekan ke-25 BRI Super League 2025/2026. Pertandingan yang digelar di Jakarta International Stadium (JIS), Jakarta Utara, pada Minggu (15/3/2026) malam WIB ini menjadi momen penting bagi Macan Kemayoran untuk tetap bersaing di jalur juara.
Saat ini, Persija menempati posisi ketiga klasemen sementara dengan 51 poin dari 24 pertandingan, terpaut enam angka dari pemimpin klasemen Persib Bandung. Dengan margin yang tidak terlalu lebar, setiap hasil menjadi penentu bagi peluang mereka mempertahankan asa juara.
Sementara itu, Dewa United berada di urutan kesembilan, mengumpulkan 33 poin dari 24 laga. Posisi ini jauh dari ekspektasi, mengingat kekuatan pemain yang mereka miliki.
Persija Tanpa Allano Lima
Salah satu isu terbesar bagi Persija menjelang pertandingan ini adalah absennya Allano Lima. Winger asal Brasil yang musim ini sudah mencetak enam gol dan tujuh assist, harus absen akibat akumulasi kartu kuning. Ini menjadi skorsing keempatnya pada musim 2025/2026, sehingga membuat lini serang Persija sedikit pincang.
Selain itu, kondisi Alaaeddine Ajaraie juga menjadi sorotan. Penyerang pinjaman dari NorthEast United, India, mengalami cedera pada laga imbang 2-2 kontra Borneo FC Samarinda (3/3/2026), sehingga kemungkinan besar tidak bisa diturunkan.
Pelatih Mauricio Souza kemungkinan akan menyesuaikan formasi untuk menghadapi absennya pemain inti. Kiper Cyrus Margono berpeluang menggantikan Andritany Ardhiyasa, sementara Van Basty Sousa dan Jean Mota kemungkinan menjadi starter untuk mengisi kekosongan di lini depan.
Dewa United Masih Bergelut dengan Masalah
Di sisi lain, Dewa United menjalani musim yang penuh tantangan. Tim asuhan Jan Olde Riekerink ini baru saja tersingkir dari AFC Challenge League (ACGL) 2025/2026 setelah kalah dari klub Filipina, Manila Digger.
Meskipun memiliki sejumlah pemain bintang seperti Alexis Messidoro, Hugo Gomes alias Jaja, Ricky Kambuaya, Egy Maulana Vikri, Alex Martins, Ivar Jenner, dan Nick Kuipers, performa Dewa United di BRI Super League masih belum stabil. Lini serang dan pertahanan mereka kerap menemui kesulitan dalam meraih kemenangan konsisten.
Pada pertemuan pertama musim ini, Dewa United takluk 1-3 dari Persija di Banten International Stadium (BIS), Serang, 29 Agustus 2025. Rekor ini memberi indikasi bahwa menghadapi Persija Jakarta di JIS bukanlah hal mudah bagi Banten Warriors.
Analisis Taktik dan Susunan Pemain
Persija kemungkinan besar akan kembali menerapkan formasi 4-2-3-1. Dengan absennya Andritany, Allano, dan Alaaeddine, tim kemungkinan menurunkan susunan berikut:
Persija Jakarta (4-2-3-1):
Cyrus Margono; Bruno Tubarao, Rizky Ridho, Thales Lira, Dony Tri Pamungkas; Fabio Calonego, Van Basty Sousa; Witan Sulaeman, Jean Mota, Maxwell Souza; Gustavo Almeida
Pelatih: Mauricio Souza
Formasi ini memberi fleksibilitas di lini tengah dan penekanan pada serangan dari sisi sayap. Kehadiran Gustavo Almeida tetap menjadi andalan untuk mencetak gol.
Sementara itu, Dewa United kemungkinan akan menggunakan formasi 4-3-3, dengan susunan:
Dewa United (4-3-3):
Sonny Stevens; Wahyu Prasetyo, Brian Fatari, Nick Kuipers, Edo Febriansah; Alexis Messidoro, Ivar Jenner, Vico; Egy Maulana Vikri, Alex Martins, Ricky Kambuaya
Pelatih: Jan Olde Riekerink
Dengan susunan ini, Dewa United akan menekankan penguasaan bola di lini tengah dan serangan balik cepat melalui pemain-pemain cepat seperti Egy Maulana Vikri dan Alex Martins. Namun, ketidakstabilan performa menjadi tantangan utama mereka.
Faktor Penentu Laga
Pertandingan ini memiliki beberapa faktor penentu yang akan sangat memengaruhi hasil akhir:
-
Absennya Pemain Kunci Persija: Kehilangan Allano Lima dan kemungkinan tanpa Alaaeddine Ajaraie menuntut pemain lain untuk tampil maksimal. Van Basty Sousa dan Jean Mota akan menjadi kunci kreativitas di lini tengah.
-
Momentum Dewa United: Meski posisi di klasemen tidak ideal, Dewa United memiliki pemain-pemain berkualitas yang mampu mengejutkan lawan jika bisa bermain kolektif.
-
Sejarah Pertemuan: Rekor Persija di putaran pertama menunjukkan dominasi mereka atas Dewa United. Hal ini bisa menjadi modal psikologis bagi Macan Kemayoran.
-
Tekanan Jalur Juara: Persija tidak punya ruang untuk kehilangan poin jika ingin tetap menempel Persib Bandung di puncak klasemen. Tekanan ini bisa memicu performa maksimal atau sebaliknya, mengganggu konsentrasi pemain.
Prediksi Hasil dan Kesimpulan
Secara keseluruhan, Persija memiliki peluang lebih besar untuk meraih kemenangan. Pengalaman di pertandingan besar, kualitas individu pemain, dan motivasi untuk tetap bersaing di jalur juara menjadi modal utama.
Dewa United, meskipun memiliki materi pemain mumpuni, harus bekerja keras untuk meredam serangan cepat Persija dan memanfaatkan setiap kesempatan serangan balik. Kesalahan kecil bisa berakibat fatal bagi tim tamu.
Pertandingan ini diyakini akan berlangsung sengit, dengan Persija Jakarta sedikit lebih diunggulkan, tetapi hasil akhir tetap bergantung pada bagaimana masing-masing tim memaksimalkan kekuatan dan menutupi kelemahan mereka.











