DUNIA  

Partai Penentuan Barcelona: Flick Siapkan Tim Terbaik Demi Lolos Langsung ke 16 Besar Liga Champions

Barcelona wajib menang dengan selisih besar saat menjamu FC Copenhagen demi mengamankan posisi delapan besar Liga Champions.

Kemenangan besar menjadi harga mati bagi Barcelona untuk lolos otomatis ke babak 16 besar Liga Champions.
Kemenangan besar menjadi harga mati bagi Barcelona untuk lolos otomatis ke babak 16 besar Liga Champions.

mixparlay.co.id,Jakarta – Barcelona menghadapi laga paling krusial mereka di pentas Eropa musim ini. Blaugrana dijadwalkan menjamu FC Copenhagen pada pertandingan pamungkas fase liga Liga Champions 2025/2026 di Camp Nou, Kamis (30/1/2026) dini hari WIB.

Duel ini menjadi titik penentu perjalanan Barcelona di kompetisi elite antarklub Eropa. Tambahan tiga poin dengan margin kemenangan besar menjadi syarat mutlak agar skuad besutan Hansi Flick mampu menembus delapan besar klasemen akhir dan mengamankan tiket otomatis ke babak 16 besar.

Posisi klasemen saat ini membuat Barcelona tidak memiliki kemewahan untuk bermain aman. Blaugrana dituntut menang dengan selisih minimal dua hingga tiga gol demi menjaga peluang finis di Top 8 tanpa harus berharap pada hasil pertandingan tim lain.

Situasi tersebut memaksa Flick menyiapkan kekuatan terbaiknya. Rotasi pemain hampir dipastikan tidak akan dilakukan. Barcelona diharapkan tampil menekan sejak awal laga, menguasai permainan, dan memaksimalkan setiap peluang yang tercipta.


Lini Pertahanan Dipertahankan, Araujo Masih Disiapkan dari Bangku Cadangan

Di sektor belakang, Flick diperkirakan tetap mempertahankan susunan pemain yang sudah menunjukkan konsistensi. Joan Garcia kembali dipercaya mengawal gawang dalam pertandingan bertekanan tinggi ini.

Empat bek yang tampil solid dalam beberapa laga terakhir diprediksi kembali mengisi starting XI. Jules Kounde dan Alejandro Balde diplot sebagai bek sayap, sementara Pau Cubarsí akan berpasangan dengan Gerard Martín di jantung pertahanan.

Nama Ronald Araujo sebenarnya berpeluang tampil sejak menit awal, mengingat Copenhagen dikenal mengandalkan duel fisik. Namun, Flick diyakini masih memilih menyimpan sang kapten di bangku cadangan dan tetap mengandalkan duet Cubarsí–Martín yang dinilai lebih stabil.

Keputusan tersebut mencerminkan pendekatan Flick yang mengutamakan kesinambungan dan chemistry tim, terutama di laga dengan tingkat risiko setinggi ini.

Baca Juga  Lionel Messi Berambisi Miliki Klub Sepak Bola Sendiri, Tak Tertarik Jadi Pelatih

Absennya Frenkie dan Pedri, Flick Siapkan Solusi Berani di Tengah

Barcelona harus tampil tanpa dua motor utama lini tengah. Frenkie de Jong absen akibat akumulasi kartu, sementara Pedri masih belum pulih dari cedera.

Meski begitu, Flick masih memiliki alternatif. Eric Garcia diprediksi akan menjalankan peran sebagai gelandang bertahan, bertugas menjaga keseimbangan antara lini tengah dan pertahanan.

Pelatih asal Jerman itu juga disebut bakal mengambil keputusan berani dengan menurunkan Fermin Lopez dan Dani Olmo sebagai gelandang box-to-box dalam skema 4-3-3. Keduanya diharapkan mampu menyuplai energi, kreativitas, serta intensitas pressing tinggi sejak awal laga.

Skema ini menuntut Eric Garcia tampil disiplin sebagai pelindung lini belakang, sekaligus memberi kebebasan bagi dua gelandang lainnya untuk mendominasi permainan dan mengontrol tempo.


Lini Serang Andalan, Target Gol Jadi Kewajiban

Di sektor depan, pilihan Barcelona relatif jelas. Ferran Torres masih diragukan tampil karena mengalami masalah pada hamstring, sehingga peluangnya untuk menjadi starter terbilang kecil.

Dengan kondisi tersebut, lini serang Blaugrana hampir pasti akan diisi trio utama: Lamine Yamal, Robert Lewandowski, dan Raphinha. Ketiganya menjadi tumpuan utama dalam laga yang menuntut produktivitas gol tinggi.

Lewandowski tetap diandalkan sebagai eksekutor utama di kotak penalti, sementara Yamal dan Raphinha diharapkan mampu memberikan ancaman konstan dari sisi sayap lewat kecepatan dan kreativitas mereka.

Barcelona menyadari betul bahwa kemenangan tipis belum tentu cukup. Bermain di Camp Nou, Blaugrana bukan hanya dituntut meraih tiga poin, tetapi juga mencatat kemenangan meyakinkan demi mengamankan posisi di delapan besar dan menghindari fase play-off yang sarat risiko.