mix parlay.co.id, jakarta – Legenda Real Madrid dan Timnas Kroasia, Luka Modric, kembali menjadi sorotan setelah pandangannya soal tiga pemain terbaik dunia saat ini mencuri perhatian publik sepak bola. Pilihan sang peraih Ballon d’Or 2018 dinilai cukup mengejutkan, terutama dengan masuknya nama muda Lamine Yamal, sementara megabintang Kylian Mbappe justru tidak masuk dalam daftar.
Menurut Modric, penilaian pemain terbaik dunia tidak semata-mata didasarkan pada popularitas atau jumlah gol. Ia menekankan pentingnya pemahaman permainan, konsistensi performa, serta pengaruh pemain terhadap ritme dan hasil pertandingan tim. Dalam konteks inilah Lamine Yamal dianggap layak mendapat tempat.
Meski masih berusia belasan tahun, Yamal dinilai memiliki kedewasaan bermain di atas rata-rata. Keberaniannya mengambil keputusan, kemampuan membaca ruang, serta kontribusinya dalam momen-momen krusial membuatnya disebut Modric sebagai representasi masa depan sepak bola dunia.
Di sisi lain, absennya nama Kylian Mbappe memunculkan berbagai spekulasi. Modric disebut lebih menyoroti konsistensi dan dampak permainan secara keseluruhan, bukan hanya statistik individu. Meski Mbappe tetap diakui sebagai salah satu pemain paling berbahaya di dunia, Modric menilai ada pemain lain yang saat ini memberikan pengaruh lebih besar dalam permainan tim.
Pandangan ini menegaskan bahwa perspektif pemain legendaris sering kali berbeda dengan opini publik. Sebagai gelandang yang dikenal memiliki visi luar biasa, Modric melihat sepak bola dari sudut pandang taktikal dan keseimbangan permainan, bukan sekadar highlight individu.
Daftar versi Modric ini pun memicu perdebatan di kalangan penggemar. Namun satu hal yang pasti, masuknya Lamine Yamal menjadi sinyal kuat bahwa generasi baru siap mengambil alih panggung sepak bola dunia, sementara standar penilaian pemain terbaik terus berkembang seiring perubahan gaya bermain modern.











