3 Tim di Balik Deretan Kekalahan Paling Memalukan Real Madrid di Copa del Rey Abad ke-21

Tiga lawan berbeda, satu cerita pahit: kekalahan memalukan Real Madrid di Copa del Rey abad ke-21.

: 3 Tim di Balik Deretan Kekalahan Paling Memalukan Real Madrid di Copa del Rey Abad ke-21
: 3 Tim di Balik Deretan Kekalahan Paling Memalukan Real Madrid di Copa del Rey Abad ke-21

mix parlay.co.id, jakarta – Sebagai salah satu klub terbesar di dunia, Real Madrid identik dengan kejayaan dan deretan trofi bergengsi. Namun, di balik dominasi mereka di Liga Champions dan La Liga, Copa del Rey justru kerap menjadi ajang penuh luka bagi Los Blancos. Sepanjang abad ke-21, Real Madrid beberapa kali menelan kekalahan memalukan dari tim-tim yang bahkan tidak selalu diunggulkan.

Menariknya, dari sekian banyak kegagalan tersebut, ada 3 tim yang paling sering dikenang sebagai “pembawa mimpi buruk” Real Madrid di Copa del Rey. Siapa saja mereka? Berikut ulasan lengkapnya.


1. AD Alcorcón – Simbol Kekalahan Paling Memalukan

Nama AD Alcorcón akan selalu dikenang dalam sejarah kelam Real Madrid di Copa del Rey. Pada musim 2009/2010, Madrid secara mengejutkan dihancurkan 4-0 oleh klub kasta ketiga Spanyol di leg pertama babak 32 besar.

Kekalahan ini langsung dicap sebagai “Alcorconazo”, istilah yang menjadi simbol kehancuran mental dan arogansi Madrid saat itu. Dengan skuad bertabur bintang, Real Madrid tampil tanpa kreativitas dan pertahanan yang solid. Meski menang tipis di leg kedua, agregat tetap membuat mereka tersingkir.

Alasan Alcorcón masuk daftar:

  • Lawan berasal dari divisi bawah

  • Skor telak 4-0

  • Tekanan besar terhadap manajemen dan pelatih


2. Barcelona – Rival Abadi yang Sering Mempermalukan

Sebagai rival utama, Barcelona kerap menjadi penghalang Real Madrid di berbagai kompetisi, termasuk Copa del Rey. Salah satu kekalahan paling memalukan terjadi pada semifinal Copa del Rey 2013, saat Madrid kalah telak 5-0 dari Blaugrana.

Dalam laga tersebut, Barcelona tampil dominan dengan permainan cepat dan penguasaan bola tinggi, sementara Real Madrid terlihat frustrasi dan kehilangan arah. Kekalahan ini semakin menyakitkan karena terjadi di panggung El Clasico, yang selalu menjadi sorotan dunia.

Baca Juga  Prediksi Bola Terbaik Dunia: Siapa yang Berpeluang Menjadi Juara Piala Dunia 2026?

Faktor utama kekalahan dari Barcelona:

  • Dominasi permainan lawan

  • Mental pemain yang jatuh lebih cepat

  • Tekanan besar laga El Clasico


3. Atlético Madrid – Luka Mendalam di Final Copa del Rey

Tim ketiga yang menjadi mimpi buruk Real Madrid adalah Atlético Madrid. Kekalahan paling menyakitkan terjadi di final Copa del Rey 2013 yang digelar di Santiago Bernabéu.

Bermain di kandang sendiri, Madrid justru kalah 2-1 lewat babak perpanjangan waktu. Gol dari Diego Costa dan Miranda memastikan Atlético keluar sebagai juara dan mengakhiri dominasi panjang Real Madrid atas mereka.

Kekalahan ini terasa sangat pahit karena:

  • Terjadi di final

  • Berlangsung di kandang Real Madrid

  • Mengakhiri puasa gelar Atlético atas Madrid


Mengapa Real Madrid Sering Gagal di Copa del Rey?

Beberapa faktor yang kerap membuat Real Madrid tersingkir secara memalukan di Copa del Rey antara lain:

  • Rotasi pemain berlebihan

  • Meremehkan lawan non-unggulan

  • Fokus berlebih ke Liga Champions

  • Tekanan ekspektasi yang terlalu besar

Berbeda dengan kompetisi liga, sistem gugur Copa del Rey membuat satu kesalahan saja bisa berakibat fatal.


Penutup

Dari Alcorcón, Barcelona, hingga Atlético Madrid, ketiga tim ini menjadi simbol deretan kekalahan paling memalukan Real Madrid di Copa del Rey abad ke-21. Kisah-kisah tersebut membuktikan bahwa sebesar apa pun nama sebuah klub, kejutan tetap bisa terjadi di sepak bola.

Bagi Real Madrid, kegagalan ini menjadi pelajaran penting bahwa Copa del Rey bukan sekadar kompetisi pelengkap, melainkan ajang yang menuntut fokus, mental kuat, dan rasa hormat kepada setiap lawan.