mix parlay.co.id, jakarta – PSIS Semarang terus melakukan pembenahan serius jelang lanjutan kompetisi musim ini. Manajemen klub berjuluk Laskar Mahesa Jenar secara resmi mengumumkan perombakan skuad dengan melepas empat pemain sekaligus. Menariknya, salah satu nama yang terdepak merupakan eks striker Timnas Indonesia U-20.
Langkah ini menegaskan keseriusan PSIS dalam memperbaiki performa tim setelah hasil yang dinilai belum maksimal. Perombakan skuad PSIS dipastikan belum berhenti dan akan terus berlanjut sesuai evaluasi tim pelatih.
PSIS Semarang Resmi Lepas Empat Pemain
Dalam pernyataan resminya, manajemen PSIS Semarang mengonfirmasi bahwa empat pemain tidak lagi menjadi bagian tim. Keputusan ini diambil setelah melalui evaluasi menyeluruh terhadap performa individu, kebutuhan taktik, serta rencana jangka panjang klub.
Manajemen menegaskan bahwa keputusan melepas pemain dilakukan secara profesional dan telah dikomunikasikan dengan baik kepada seluruh pihak terkait.
“Evaluasi ini dilakukan demi kepentingan tim agar PSIS bisa tampil lebih kompetitif ke depannya,” tulis pernyataan resmi klub.
Eks Striker Timnas U-20 Masuk Daftar Pemain Terdepak
Salah satu nama yang paling menyita perhatian adalah eks striker Timnas Indonesia U-20. Pemain tersebut sebelumnya diharapkan mampu menjadi solusi di lini depan PSIS, namun kontribusinya dinilai belum sesuai ekspektasi.
Meski memiliki pengalaman membela tim nasional kelompok umur, performa sang striker belum mampu bersaing secara konsisten di level klub. Faktor adaptasi, persaingan ketat, hingga kebutuhan strategi pelatih menjadi alasan utama keputusan tersebut.
Keputusan ini sekaligus menegaskan bahwa status mantan pemain timnas bukan jaminan tempat utama di skuad PSIS.
Evaluasi Ketat dari Tim Pelatih PSIS
Perombakan skuad PSIS tidak lepas dari evaluasi ketat yang dilakukan tim pelatih. Setiap pemain dinilai berdasarkan kontribusi di pertandingan, latihan, serta kesesuaian dengan skema permainan yang diinginkan.
Tim pelatih disebut ingin membangun skuad yang lebih seimbang, agresif, dan efektif, terutama dalam menghadapi tekanan di kompetisi yang semakin ketat.
“PSIS butuh pemain yang benar-benar siap secara mental, fisik, dan taktik,” ungkap sumber internal klub.
Perombakan Skuad PSIS Dipastikan Belum Berakhir
Manajemen PSIS memberi sinyal bahwa perombakan skuad masih akan berlanjut. Tidak menutup kemungkinan akan ada pemain tambahan yang dilepas atau dipinjamkan, seiring masuknya wajah-wajah baru.
Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka menengah PSIS untuk membangun tim yang lebih kompetitif dan stabil, baik di papan tengah maupun papan atas klasemen.
PSIS Siapkan Rekrutan Baru Pengganti
Seiring dilepasnya empat pemain, PSIS dikabarkan telah menyiapkan calon rekrutan baru. Beberapa nama lokal dan asing masuk radar manajemen untuk memperkuat sektor yang dianggap masih lemah, terutama lini depan dan lini tengah.
Manajemen PSIS menegaskan bahwa pemain baru yang akan didatangkan harus sesuai dengan kebutuhan tim, bukan sekadar nama besar.
“Kami mencari pemain yang cocok dengan karakter permainan PSIS,” tegas perwakilan manajemen.
Target PSIS Usai Lakukan Perombakan Skuad
Dengan perombakan skuad yang dilakukan, PSIS berharap performa tim bisa meningkat secara signifikan di sisa musim. Konsistensi permainan, efektivitas penyelesaian akhir, dan soliditas lini belakang menjadi fokus utama.
Manajemen juga berharap perubahan ini bisa mengembalikan kepercayaan suporter dan membawa PSIS kembali bersaing di jalur positif.
Kesimpulan
Perombakan skuad PSIS Semarang resmi berlanjut dengan dilepasnya empat pemain, termasuk eks striker Timnas Indonesia U-20. Keputusan ini menjadi bukti keseriusan manajemen dan tim pelatih dalam membangun skuad yang lebih kompetitif.
Dengan rencana mendatangkan pemain baru dan evaluasi berkelanjutan, PSIS optimistis dapat memperbaiki performa dan mencapai target yang telah ditetapkan musim ini.











