mixparlay.co.id,Jakarta – Xabi Alonso resmi mengakhiri kiprahnya sebagai pelatih utama Real Madrid pada Senin (12/1/2026) waktu setempat. Keputusan tersebut diambil hanya tujuh bulan setelah dirinya dipercaya menangani Los Blancos.
Kepergian Alonso tak lepas dari tekanan besar yang ia hadapi, terutama setelah Real Madrid menelan kekalahan menyakitkan dari Barcelona pada partai final Piala Super Spanyol. Hasil tersebut semakin memperburuk situasi sang pelatih di Santiago Bernabeu.
Pada saat Alonso meninggalkan klub, Real Madrid berada dalam posisi tertinggal empat poin dari Barcelona di papan klasemen sementara La Liga. Di ajang Liga Champions, performa mereka juga belum sepenuhnya stabil. Madrid menempati peringkat ketujuh meski mampu meraih empat kemenangan dari enam pertandingan.
Pelatih berusia 44 tahun itu didatangkan dari Bayer Leverkusen pada awal musim dan kini posisinya resmi diisi oleh Alvaro Arbeloa. Dalam pernyataan resminya, manajemen Real Madrid menyampaikan apresiasi dan penghormatan kepada Alonso.
“Xabi Alonso selalu mendapat rasa hormat dan kecintaan dari seluruh Madridista. Ia adalah legenda klub yang selalu mencerminkan nilai-nilai Real Madrid. Klub ini akan selalu menjadi rumah baginya,” tulis pernyataan tersebut.
Madrid juga menyampaikan ucapan terima kasih atas dedikasi Alonso beserta stafnya, sekaligus mendoakan kesuksesan di perjalanan karier berikutnya.
Peluang Melatih di Premier League

Selepas berpisah dengan Real Madrid, masa depan Xabi Alonso masih belum jelas. Namun, peluang untuk melanjutkan karier di Premier League terbilang cukup besar, mengingat rekam jejaknya saat bermain di Inggris pada masa lalu.
Sebelum akhirnya menerima tawaran dari Madrid, Alonso sempat dikaitkan dengan sejumlah klub elite Inggris seperti Manchester City dan Liverpool. Bahkan, ia disebut-sebut sebagai kandidat kuat penerus Pep Guardiola di Etihad Stadium.
Nama Alonso juga sempat masuk dalam daftar incaran Liverpool, terutama ketika Arne Slot mengalami tekanan akibat hasil yang kurang konsisten musim ini. Dengan reputasi sebagai salah satu pelatih muda paling menjanjikan di Eropa, wajar jika Alonso kembali menarik perhatian klub-klub besar Inggris.
Sikap Xabi Alonso terhadap Manchester United
Lantas, bagaimana peluang Manchester United? Setelah berpisah dengan Ruben Amorim, Setan Merah memang tengah berburu pelatih baru. Sebenarnya, MU sempat mencoba mendekati Alonso pada bursa musim panas 2025 sebelum akhirnya memilih melanjutkan kerja sama dengan Erik ten Hag.
Namun, upaya tersebut tak membuahkan hasil. Mengutip laporan Daily Mail, Alonso disebut menolak kesempatan untuk menangani Manchester United, sehingga negosiasi dianggap menemui jalan buntu kala itu.
Kini, situasinya berbeda. MU tengah mencari manajer permanen, sementara Alonso berstatus bebas tanpa klub. Untuk sementara, MU dikabarkan akan menunjuk pelatih interim hingga akhir musim, dengan Michael Carrick muncul sebagai kandidat terdepan.
Baru setelah itu, manajemen Old Trafford akan fokus mencari manajer tetap pada musim panas mendatang. Meski Xabi Alonso tersedia di bursa pelatih, penolakannya di masa lalu menjadi sinyal bahwa MU harus bekerja ekstra keras jika ingin membujuknya bergabung.











