DUNIA  

Lionel Messi Berambisi Miliki Klub Sepak Bola Sendiri, Tak Tertarik Jadi Pelatih

Megabintang Argentina siapkan peran jangka panjang di sepak bola di luar lapangan hijau

Lionel Messi
Lionel Messi

mix parlay.co.idjakarta – Lionel Messi mulai memikirkan masa depannya di dunia sepak bola setelah gantung sepatu. Megabintang asal Argentina itu menegaskan tidak memiliki rencana untuk meniti karier sebagai pelatih, namun justru tertarik menjadi pemilik klub dan terlibat langsung dalam pengembangan pemain muda sejak tahap awal.

Dalam wawancara dengan kanal televisi daring Argentina, Luzu TV, yang tayang pada 9 Januari lalu, Messi secara terbuka mengungkapkan pandangannya mengenai kehidupan pascakarier sebagai pemain.

“Saya tidak melihat diri saya sebagai pelatih. Saya tetap ingin berada di dunia sepak bola, tetapi peran sebagai pemilik klub terasa lebih sesuai bagi saya,” ujar Messi.

Ingin Bangun Klub dari Nol

Kapten Timnas Argentina dan bintang Inter Miami FC itu menjelaskan bahwa impiannya adalah membangun sebuah klub dari awal. Ia ingin menciptakan sistem yang sehat dan berkelanjutan, di mana pemain muda dapat berkembang secara bertahap hingga mencapai level tertinggi.

“Jika harus memilih, saya lebih tertarik memiliki klub sendiri dan membangunnya perlahan. Itu tantangan yang menurut saya sangat menarik,” tambah pemain berusia 38 tahun tersebut.

Kontrak Panjang dan Peran Strategis di Inter Miami

Messi sendiri masih akan aktif sebagai pemain dalam beberapa tahun ke depan. Pada Oktober 2025, ia menandatangani perpanjangan kontrak berdurasi tiga tahun bersama Inter Miami hingga 2028. Kesepakatan itu juga mencakup kepemilikan saham minoritas, yang memberinya peran penting dalam pengambilan keputusan profesional maupun komersial klub.

Langkah tersebut mempertegas ketertarikan Messi pada aspek manajerial dan pengelolaan sepak bola, bukan sekadar tampil di lapangan.

Fokus pada Pengembangan Pemain Muda

Komitmen Messi terhadap pembinaan usia dini juga terlihat melalui berbagai proyek yang ia gagas. Salah satunya adalah Piala Messi, turnamen kelompok usia U-16 yang pertama kali digelar pada Desember lalu di Stadion Chase, Fort Lauderdale, Amerika Serikat.

Baca Juga  5 Finisher Terhebat Sepanjang Sejarah Sepak Bola: Ronaldo dan Messi Tak Menjadi Nomor Satu

Ajang tersebut diikuti oleh akademi-akademi ternama dunia seperti Barcelona, Atletico Madrid, Chelsea, Inter Milan, Manchester City, hingga klub-klub Argentina seperti Newell’s Old Boys dan River Plate, bersama tim Inter Miami U-16. Penyelenggara bahkan mempertimbangkan memperluas cakupan turnamen dengan melibatkan lebih banyak akademi MLS pada edisi mendatang.

Terlibat di Klub Uruguay Bersama Luis Suarez

Selain itu, Messi juga terlibat dalam proyek Deportivo LSM, klub divisi empat Uruguay yang dimiliki oleh sahabat sekaligus mantan rekan setimnya, Luis Suarez. Messi menyambut positif ajakan tersebut dan mengaku bangga bisa menjadi bagian dari proyek yang telah dibangun Suarez selama bertahun-tahun.

“Saya berterima kasih kepada Luis atas kesempatan ini. Merupakan kehormatan bisa ikut serta dalam proyek yang ia bangun, dan saya berharap dapat membantu perkembangan klub ke depannya,” kata Messi dalam pernyataannya pada Mei 2025.

Warisan Jangka Panjang di Dunia Sepak Bola

Rangkaian pernyataan dan langkah yang diambil Messi menunjukkan bahwa peraih delapan Ballon d’Or itu telah menyiapkan peran jangka panjang di dunia sepak bola. Meski kelak tak lagi bermain, Lionel Messi tampaknya ingin tetap memberi dampak besar, khususnya dalam membangun fondasi bagi generasi pesepak bola berikutnya.