DUNIA  

Gegerkan PSG! Luis Enrique Menolak Perpanjangan Kontrak dan Pilih Hengkang di Akhir Musim

PSG harus bersiap mencari pelatih anyar setelah Luis Enrique memastikan hengkang di akhir musim.

Setelah mempersembahkan quadruple dan gelar Liga Champions perdana, Luis Enrique memilih mencari tantangan baru.
Setelah mempersembahkan quadruple dan gelar Liga Champions perdana, Luis Enrique memilih mencari tantangan baru.

mixparlay.co.id, Jakarta – Paris Saint-Germain tengah diterpa kabar besar setelah pelatih kepala mereka, Luis Enrique, dikabarkan memutuskan untuk tidak memperpanjang masa baktinya bersama klub.

Pelatih asal Spanyol tersebut disebut telah menyampaikan langsung kepada jajaran petinggi PSG bahwa dirinya akan meninggalkan Parc des Princes ketika kontraknya berakhir pada penghujung musim ini. Informasi tersebut pertama kali diungkap media Spanyol, Marca, yang menyebut keputusan Enrique membuat manajemen klub cukup terkejut.

PSG sebelumnya diyakini sangat optimistis dapat mempertahankan Enrique dalam jangka panjang. Keyakinan itu muncul karena hubungan yang solid antara pelatih dan manajemen, serta pencapaian luar biasa yang berhasil diraih selama masa kepemimpinannya.

Keputusan Enrique untuk pergi terasa makin mengejutkan karena datang di tengah periode keemasan klub. Bersama mantan pelatih Barcelona itu, PSG sukses mencatatkan sejarah dengan meraih quadruple, termasuk trofi Liga Champions perdana mereka. Prestasi tersebut menempatkan Enrique sebagai salah satu sosok paling sukses dalam perjalanan klub raksasa Prancis tersebut.

Namun, justru setelah mencapai puncak prestasi, Enrique menilai perjalanannya bersama Les Parisiens telah mencapai titik akhir.

Merasa Misi Telah Tuntas

Pelatih asal Spanyol itu menilai misinya bersama Les Parisiens telah tuntas usai mencatatkan era paling sukses klub.
Pelatih asal Spanyol itu menilai misinya bersama Les Parisiens telah tuntas usai mencatatkan era paling sukses klub.

Pelatih berusia 55 tahun itu diyakini merasa telah memenuhi seluruh target yang dibebankan kepadanya sejak pertama datang ke Paris. Dengan semua ambisi klub telah terwujud, Enrique memilih untuk membuka lembaran baru dalam karier kepelatihannya dengan mencari tantangan berbeda.

Di sisi lain, PSG sebenarnya sangat berharap Enrique bersedia bertahan. Manajemen klub menilai kesinambungan di kursi pelatih merupakan faktor krusial untuk menjaga dominasi di kompetisi domestik sekaligus mempertahankan konsistensi di level Eropa. Tak heran jika keputusan ini disebut cukup mengguncang internal klub.

Meski demikian, langkah Enrique dinilai tidak diambil secara terburu-buru. Ia sengaja mengumumkan rencananya lebih awal agar PSG memiliki waktu yang memadai untuk mempersiapkan suksesor. Sikap tersebut dianggap sebagai bentuk profesionalisme serta penghormatan terhadap klub.

Baca Juga  Milan Dihantui Masalah Kebugaran Jelang Duel Lawan Cagliari: Nkunku Absen, Leao hingga Pulisic Diragukan

PSG Mulai Bergerak Cari Pengganti

Hingga kontraknya berakhir, Enrique dikabarkan tetap berkomitmen penuh untuk menuntaskan musim dengan performa terbaik. Sementara itu, PSG kini mulai menyusun langkah strategis untuk mencari pelatih baru yang mampu melanjutkan fondasi kuat yang telah ia bangun.

Situasi ini memicu berbagai spekulasi terkait siapa sosok yang akan menempati kursi panas di Parc des Princes musim depan. Sejumlah nama pelatih papan atas Eropa mulai dikaitkan dengan PSG, sementara para pendukung klub menanti apakah manajemen mampu menjaga standar kesuksesan yang telah dicapai di era Luis Enrique.