MixParlay.co.id, Jakarta – Musim Premier League 2025/2026 kembali menyuguhkan persaingan sengit di papan atas maupun tengah klasemen. Namun di balik ketatnya kompetisi, ada beberapa klub besar yang justru tampil tidak konsisten, membuat penggemar dan pelaku mixparlay kerap dibuat dilema saat menentukan pilihan taruhan.
Berikut ini tiga tim Premier League yang performanya naik-turun musim ini, termasuk Manchester United, yang kerap mengecewakan di momen krusial.
1. Manchester United – Menang Besar, Lalu Tergelincir
Manchester United menjadi contoh paling nyata soal inkonsistensi. Di satu laga, Setan Merah bisa tampil agresif dan meyakinkan, namun di pertandingan berikutnya justru tampil rapuh, terutama di lini belakang.
Masalah utama MU musim ini:
-
Pertahanan mudah kehilangan fokus
-
Performa lini tengah tidak stabil
-
Ketergantungan pada momen individu pemain bintang
Bagi pemain mixparlay, MU menjadi tim yang sulit diprediksi. Mereka kerap menang saat tidak diunggulkan, namun gagal meraih poin saat justru dijagokan.
2. Chelsea – Skuad Mewah, Hasil Tak Sejalan
Chelsea kembali menggelontorkan dana besar untuk memperkuat skuad, namun hasil di lapangan belum sepenuhnya sepadan. The Blues sering tampil dominan dalam penguasaan bola, tetapi kesulitan mengonversi peluang menjadi gol.
Faktor inkonsistensi Chelsea:
-
Finishing yang buruk
-
Rotasi pemain berlebihan
-
Adaptasi taktik yang belum maksimal
Dalam konteks prediksi bola mixparlay, Chelsea sering menjadi jebakan favorit karena statistik bagus tidak selalu berbanding lurus dengan hasil akhir.
3. Tottenham Hotspur – Tajam di Kandang, Tumpul di Tandang
Tottenham menunjukkan performa kontras antara laga kandang dan tandang. Di depan pendukung sendiri, Spurs tampil agresif dan percaya diri, namun saat bermain tandang mereka kerap kehilangan intensitas.
Masalah yang dihadapi Spurs:
-
Mental bertanding saat laga tandang
-
Lini belakang mudah ditekan
-
Transisi bertahan yang lambat
Kondisi ini membuat Tottenham sulit dijadikan pegangan aman dalam skema mixparlay Premier League.
Kesimpulan
Inkonsistensi Manchester United, Chelsea, dan Tottenham menjadi bukti bahwa nama besar tidak selalu menjamin hasil stabil di Premier League musim ini. Bagi penggemar dan analis mixparlay, memahami pola naik-turun performa ketiga tim tersebut sangat penting untuk meminimalkan risiko dan memaksimalkan peluang.
Premier League musim ini bukan hanya soal kualitas, tapi juga soal konsistensi—dan tiga tim di atas masih jauh dari kata aman.











