3 Tim Premier League yang Tidak Konsisten Musim Ini, Termasuk MU

Tiga Klub Besar Liga Inggris yang Gagal Tampil Stabil

3 Tim Premier League yang Tidak Konsisten Musim Ini, Termasuk MU
3 Tim Premier League yang Tidak Konsisten Musim Ini, Termasuk MU

mix parlay.co.id, jakarta – Musim Premier League kembali menghadirkan persaingan ketat, namun tidak semua tim mampu tampil stabil. Sejumlah klub besar justru menunjukkan performa naik-turun yang membuat posisi mereka di klasemen sulit diprediksi. Dari hasil mengejutkan hingga kekalahan tak terduga, berikut 3 tim Premier League yang dinilai paling tidak konsisten musim ini, termasuk Manchester United.

1. Manchester United

Manchester United masih kesulitan menemukan performa terbaiknya. Meski beberapa kali tampil meyakinkan saat menghadapi tim besar, MU justru sering kehilangan poin saat melawan tim papan tengah dan bawah.

Masalah koordinasi lini belakang, inkonsistensi lini tengah, serta kurang tajamnya penyelesaian akhir menjadi faktor utama performa naik-turun Setan Merah. Situasi ini membuat MU sulit bersaing di papan atas dan kerap terjebak di posisi klasemen yang fluktuatif.

2. Chelsea

Chelsea juga menjadi sorotan karena performa yang belum stabil. The Blues mampu tampil solid di satu pertandingan, namun tampil kurang meyakinkan di laga berikutnya. Minimnya konsistensi permainan membuat Chelsea kesulitan membangun momentum kemenangan beruntun.

Faktor adaptasi pemain baru dan rotasi berlebihan disebut-sebut menjadi penyebab utama performa yang belum maksimal. Hasil imbang dan kekalahan di laga penting membuat posisi Chelsea belum aman di zona Eropa.

3. Tottenham Hotspur

Tottenham Hotspur menunjukkan gejala serupa. Spurs kerap tampil menyerang dan atraktif, namun rapuh saat menghadapi tekanan. Beberapa keunggulan yang seharusnya berakhir kemenangan justru sirna akibat kesalahan sendiri.

Inkonsistensi lini pertahanan serta kurangnya kedalaman skuad membuat Tottenham kesulitan menjaga stabilitas performa sepanjang musim Premier League.

Baca Juga  UEFA Siap Gelar Voting Untuk Sanksi Israel, Akankah Ikuti Jejak Rusia?