mix parlay.co.id, jakarta – UEFA dikabarkan tengah mempertimbangkan langkah besar terkait konflik geopolitik yang kembali menyeret dunia olahraga. Badan sepak bola Eropa tersebut disebut siap menggelar voting internal untuk menentukan apakah Israel akan dikenai sanksi, menyusul tekanan dari sejumlah federasi anggota dan organisasi kemanusiaan.
Isu ini memunculkan perbandingan kuat dengan keputusan UEFA pada 2022 lalu, ketika Rusia resmi disanksi dan dikeluarkan dari seluruh kompetisi Eropa akibat konflik dengan Ukraina. Kini, pertanyaan besar pun muncul: apakah Israel akan menghadapi nasib serupa?
Tekanan dari Federasi dan Opini Publik
Beberapa federasi sepak bola Eropa dilaporkan mendorong UEFA untuk bersikap tegas dan konsisten dalam menerapkan nilai-nilai fair play, kemanusiaan, dan netralitas olahraga. Mereka menilai bahwa UEFA tidak bisa bersikap selektif dalam menyikapi konflik global yang berdampak luas.
Selain itu, tekanan juga datang dari suporter, aktivis olahraga, hingga tokoh-tokoh sepak bola yang menyerukan agar UEFA mengambil langkah nyata, bukan sekadar pernyataan normatif.
Opsi Sanksi yang Dipertimbangkan
Jika voting benar-benar digelar, terdapat beberapa opsi sanksi yang kemungkinan dibahas, antara lain:
-
Pembatasan keikutsertaan klub Israel di kompetisi Eropa
-
Larangan tim nasional Israel tampil di ajang UEFA
-
Pemindahan laga kandang ke venue netral
-
Atau peringatan keras tanpa sanksi kompetitif langsung
Namun, UEFA dikenal sangat berhati-hati dalam keputusan politis, mengingat dampaknya terhadap stabilitas kompetisi dan hubungan antarnegara anggota.
Akankah UEFA Mengikuti Preseden Rusia?
Kasus Rusia menjadi preseden kuat, tetapi situasi Israel dinilai memiliki kompleksitas politik dan diplomatik yang berbeda. Beberapa pihak menilai UEFA akan menghadapi dilema besar antara menjaga netralitas olahraga dan menegakkan konsistensi nilai.
Hingga kini, UEFA belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait jadwal voting maupun bentuk sanksi yang akan diputuskan. Namun satu hal jelas, keputusan ini berpotensi menjadi salah satu momen paling kontroversial dalam sejarah sepak bola Eropa modern.











